https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/issue/feed Jurnal Skolastik Keperawatan 2022-12-30T12:31:47+07:00 Samuel M. Simanjuntak, MSN., Ph.D smsimanjuntak@unai.edu Open Journal Systems <p>Jurnal Skolastik Keperawatan merupakan jurnal nasional ber-ISSN yang menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen dan para peneliti dari berbagai Institusi. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian pada bidang ilmu Keperawatan dan mencakup sub-sub bidang ilmu Keperawatan. Jurnal Skolastik Keperawatan diterbitkan secara elektronik yang dapat diakses online, namun memiliki versi cetak yang disediakan dalam jumlah terbatas sesuai dengan kebutuhan. Penerbitan jurnal ini dikelola oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.</p> <p>Jurnal Skolastik Keperawatan pertama kali beroperasi pada bulan Januari 2015 dan dipublikasikan pada bulan Juni 2015.</p> <p><br /><br /></p> https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2923 Hubungan Caring Leadership Dengan Perilaku Caring Perawat Rawat Inap Di Rumah Sakit Dadi Keluarga Purwokerto 2022-09-06T23:41:12+07:00 Kharisma Dewi lalakdewi0401@gmail.com <p><strong>Pendahuluan:</strong> <em>Caring </em>menjadi kunci utama praktik keperawatan. Perilaku <em>caring </em>dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi dalam faktor organisasi terdapat kepemimpinan yang dapat mempengaruhi perilaku caring.<strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini untuk mengetahui hubungan <em>caring leadership </em>dengan perilaku <em>caring </em>perawat di Rumah Sakit Dadi Keluarga Purwokerto. <strong>Metode:</strong>.penelitian kuantitatif dengan pendekatan. <em>c</em><em>ross</em><em>.</em><em>sectional</em>. Responden penelitian ini sebanyak 148 yang di bagi menjadi dua, 74 responden perawat dan 74 responden pasien. Instrument penelitian. Menggunakan kuesioner <em>Caring Behavior Inventory </em>(CBI) dan kuesioner <em>caring leadership </em>yaitu <em>Caring Factor</em><em>.</em><em>Survey-Caring of Manager </em>(CFS-CM). <strong>Hasil:</strong> <em>Caring leadership </em>mayoritas pada kategori tinggi (90,5%). Sedangkan perilaku <em>caring </em>dalam kategori tinggi (85,1%). Hasil analisis menggunakan <em>spearman rank </em>didapatkan hasil <em>p value </em>sebesar 0,029 (&lt;0,05). <strong>Diskusi:</strong> Terdapat hubungan yang bermakna antara <em>caring leadership </em>dengan perilaku <em>caring </em>perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Dadi Keluarga Purwokerto.</p> 2022-12-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2947 Karakteristik Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Corona Virus Jenis Sinovac Pada Perawat 2022-09-26T14:22:30+07:00 Widiyono widiyono@usahidsolo.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Perawat memiliki peranan penting dalam merawat pasien yang terkena virus corona. Salah satu upaya dalam mencegah penularan adalah melalui pemberian vaksinasi. Reaksi yang muncul setelah pemberian vaksinasi merupakan hal yang wajar. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi umumnya bersifat sementara. <strong>Tujuan</strong>: Mengetahui gambaran karakteristik Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi vaksin covid-19 jenis moderna pada perawat di RS Santo Vincentius, Singkawang, Kalimantan Barat. <strong>Metode:</strong> Penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode <em>cross-sectional. </em>Pelaksanaan penelitian secara <em>online</em> melalui aplikasi <em>google-form</em> oleh responden perawat di wilayah kerja masing-masing. Pengumpulan data menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> dengan jumlah responden sebanyak 50 perawat. <strong>Hasil:</strong> Penelitian didapatkan 80 % perawat yang mendapatkan vaksin jenis Sinovac mengalami KIPI. Gejala yang muncul didominasi pegal pada lengan kiri bekas suntikan sebanyak 80% dan demam sebanyak 70 %. <strong>Diskusi:</strong> Karakteristik munculnya KIPI pada perawat yang mendapatkan vaksinasi Corona virus jenis Sinovac pada penelitian ini didasarkan pada usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, jumlah insiden KIPI, jenis gejala KIPI, dan lama gejala KIPI yang muncul. Perawat sudah memiliki pengetahuan dalam mengatasi KIPI yang muncul.</p> 2022-12-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2971 Pijat Effleurage Abdomen Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi Remaja Putri di Madrasah Aliyah Alkhairaat Tondo 2022-11-16T06:51:13+07:00 Vidya Urbaningrum vidyau02@gmail.com <p><strong>Latarbelakang:</strong> Setiap wanita akan mengalami menstruasi yang dapat memberikan rasa tidak nyaman dan nyeri pada bagian <em>abdomen</em> remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>massage effleurage abdomen</em> terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri di Madrasah Aliyah Alkhairaat Tondo. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan <em>quasi eksperimen</em> dengan pendekatan <em>one grup pre test dan post test</em>. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh remaja putri di Madrasah Aliyah Alkhairaat Tondo yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan rumus <em>total sampling, </em>didukung oleh kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 30 remaja putri. <strong>Hasil:</strong> hasil penelitian dari 30 remaja putri didapatkan data sebelum dilakukan teknik <em>massage effleurage abdomen</em> sebagian besar dalam kategori nyeri sedang, dan sesudah dilakukan teknik <em>massage effleurage abdomen</em> sebagian besar remaja putri berada dalam kategori nyeri ringan dan nyeri sedang. Selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan uji statistik <em>paired sample t test </em>diperoleh nilai <em>p</em>= 0,000 (<em>p</em>&lt; 0,05). <strong>Diskusi:</strong> Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh <em>Massage Effleurage Abdomen</em> terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri di Madrasah Aliyah Alkhairaat Tondo. Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan dan masukan sebagai intervensi non farmakologi dalam menurunkan nyeri menstruasi.</p> 2022-12-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2959 Strategi Keberhasilan Berhenti Merokok : Systematic Review 2022-10-25T16:02:06+07:00 Nurhannifah Rizky Tampubolon nurhannifahrizky@lecturer.unri.ac.id <p><strong>Latar belakang:</strong> Pengalaman berhenti merokok dari berbagai latar belakang individu bisa menjadi masukan untuk menyusun strategi keberhasilan berhenti merokok. <strong>Tujuan</strong> <em>literature review </em>ini adalah untuk memberikan informasi yang komprehensif terkait bagaimana dukungan yang dibutuhkan dan hambatan yang dihadapi untuk bisa berhasil berhenti merokok. <strong>Metode</strong> <em>literature review</em> ini dilakukan mengikuti panduan PRISMA. Database untuk mencari literatur studi ini adalah Pubmed dengan kombinasi kata kunci: <em>adult</em> AND <em>smoking cessation</em> AND <em>barrier/stress/withdrawal syndrome</em> AND <em>motivation/family support</em>. <strong>Hasil:</strong> Studi ini menemukan 8 literatur yang membentuk &nbsp;5 garis besar sebagai hasil <em>review</em> yaitu: motivasi dan efikasi diri berhenti merokok, dukungan keluarga, teman dan lingkungan, miskonsepsi tentang rokok, akses terhadap rokok, dan program berhenti merokok. Miskonsepsi terhadap rokok, seperti memandang wajar orang yang merokok merupakan stigma di masyarakat yang menjadi penghambat keberhasilan upaya berhenti merokok. Jika masyarakat memiliki konsep yang benar dan stigma negatif terhadap rokok akan membuat perokok merasa bersalah dengan sendirinya saat merokok. <strong>Sim</strong><strong>p</strong><strong>ulan:</strong> Program berhenti merokok memerlukan integrasi antara dokter/pihak medis dengan pemberi layanan berhenti merokok. Edukasi masih menjadi poin penting dalam program berhenti merokok dan upaya untuk menurunkan jumlah perokok secara menyeluruh. Inovasi yang melibatkan gaya belajar visual, auditori dan sharing pengalaman dari <em>role model</em> menjadi masukan untuk peningkatan efektifitas program edukasi.</p> 2022-12-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/3012 Pengetahuan Tentang Covid-19 Mahasiswa D3 Keperawatan STIKes Santo Borromeus Dan Departamentu Enfermagen Geral, Fakuldade Siensia Saúde, Universidade Dili Di Awal Masa Pandemi 2022-12-08T07:42:21+07:00 Ferdinan Sihombing sihombingferdinan@gmail.com Dionisia Soares deonisiasoares4@gmail.com <p><strong>Latarbelakang: </strong>Pengetahuan yang baik merupakan langkah pertama dalam penanganan Covid-19 di lembaga pendidikan. Penelitian bertujuan untuk menyelidiki pengetahuan publik terhadap COVID-19 pada dua kelompok masyarakat di Indonesia dan di Timor Leste, yang pada penelitian ini yaitu pada kelompok mahasiswa keperawatan pada jenjang diploma tiga. <strong>Metode</strong>: Peneliti menggunakan Whatsapp dan Whatsapp group untuk memberikan imbauan agar mahasiswa mengakses tautan kuesioner google form. Teknik <em>sampling</em> yang digunakan adalah <em>sampling concenience</em> yaitu sedapatnya atau sebanyak mahasiswa yang telah melakukan pengisian kuesioner selama 7 hari masa pengisian kuesioner. <em>Informed consent</em> diberikan sambil menyebarkan tautan kuesioner, hanya mahasiswa yang bersedia saja yang akan mengisi kuesioner secara daring, serta dimungkinkan responden yang telah mengakses untuk mengundurkan diri setiap saat atau membatalkan untuk mengisi. Protokol penelitian telah mendapatkan persetujuan dari Komite Etik Penelitian Kesehatan STIKes Santo Borromeus. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis statistik uji-t independent samples dengan menggunakan <em>software</em> IBM SPSS Statistics 23. <strong>Hasil</strong>: diketahui bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan tentang Covid-19 di kalangan mahasiswa D3 Keperawatan di STIKes Santo Borromeus dan di Universidade Dili Timor Leste dengan p value = 0,174 lebih besar dari α (0,05). <strong>Diskusi</strong>: Tidak ada perbedaan pengetahuan tentang Covid-19 di antara kedua kelompok mahasiswa D3 Keperawatan.</p> 2022-12-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2970 Efektivitas Bermain Origami Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah 2022-11-14T10:21:25+07:00 Katrina Feby Lestari katrinafebylestari@gmail.com <p><strong>Latar Belakang</strong>: Bermain origami adalah salah satu cara yang dapat membantu menstimulasi perkembangan motorik halus. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada 10 orang anak, ada 2 orang yang belum bisa menggoyangkan ibu jari, 2 orang yang belum bisa meniru garis vertikal, 2 orang belum bisa menggambar orang, 2 orang belum bisa membuat menara dari kubus, dan 2 orang belum bisa mencontoh gambar lingkaran maupun kotak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bermain origami terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di PAUD Tunas Harapan Desa Gio Timur Kecamatan Moutong. <strong>Metode: </strong>Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan <em>quasi eksperimen</em> dan pendekatan <em>one group pretest-posttest. </em><strong>Hasil:</strong> Berdasarkan uji statistik W<em>ilcoxon </em>didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam perkembangan motorik otot halus anak antara saat sebelum dan setelah intervensi dengan nilai <em>p</em> = 0,005. <strong>Diskusi:</strong> Terdapat pengaruh bermain origami terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di PAUD Tunas Harapan Desa Gio Timur Kecamatan Moutong.</p> 2022-12-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/3036 Ergonomi Tubuh, Posisi Kerja, dan Keluhan Nyeri Pekerja Pabrik di Myanmar 2022-12-29T16:15:30+07:00 Thinzar Li 1951058@unai.edu Samuel M. Simanjuntak smsimanjuntak@uani.edu <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>Latar Belakang: </strong>Pengetahuan tentang ergonomi tubuh sangat penting bagi pekerja untuk menyesuaikan posis dalam lingkungan kerja, mengurangi risiko cedera, penyakit serta meningkatkan kualitas kehidupan pekerja.Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi faktor-faktor ergonomis, dan postur yang berhubungan, serta menyelidiki hubungan antara jenis nyeri dan karakteristik posisi kerja. <strong>Metode:</strong> Ada 80 pekerja dari berbagai tempat kerja di Supermarket City Mart, Yangon, Myanmar yang dipilih secara acak sebagai partisipan penelitian ini. Data atribut yang berhubungan dengan subjek seperti perbedaan jenis pekerjaan, postur kerja, jenis nyeri dikaji menggunakan kuesioner. Postur tubuh pekerja diamati langsung sambil diberikan edukasi kesehatan melalui aplikasi zoom meeting. Data dianalisis dengan software SPSS menggunakan metode statistik deskriptif dan korelasional. <strong>Hasil:</strong> Data menunjukkan bahwa pekerja yang paling banyak mengeluh nyeri adalah penjaga toko (27,5%), penjual (26,3%) dan petugas administrasi (27,5%). Adapun tugas pekerjaan terbanyak adalah yang bekerja sebagai pengelola barang penjualan (30,0%) dan paling banyak mengeluh nyeri adalah pekerja yang memiliki pengalaman kerja &gt; 1 tahun (47,5%). Pekerja yang harus bekerja tanpa komputer memiliki persentase terbanyak (55,0%), jenis nyeri yang paling banyak terjadi adalah nyeri pada kaki (27,5%). <strong>Diskusi</strong><strong>:</strong> Kurang pemahaman tentang ergonomi tubuh para pekerja mengakibatkan keluhan nyeri yang disebabkan kurangnya gerakan seimbang pada postur tubuh selama jam-jam kerja. Kesadaran dan pemahaman pekerja tentang prinsip ergonomi postur tubuh akan sangat membantu mereka untuk menjaga kesehatannya melalui aktivitas dan perilaku hidup.</p> 2022-12-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022