https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/issue/feedJurnal Skolastik Keperawatan2025-08-05T00:00:00+07:00Samuel M. Simanjuntak, MSN., Ph.Dsmsimanjuntak@unai.eduOpen Journal Systems<p>Jurnal Skolastik Keperawatan merupakan jurnal nasional ber-ISSN yang menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen dan para peneliti dari berbagai Institusi. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian pada bidang ilmu Keperawatan dan mencakup sub-sub bidang ilmu Keperawatan. Jurnal Skolastik Keperawatan diterbitkan secara elektronik yang dapat diakses online, namun memiliki versi cetak yang disediakan dalam jumlah terbatas sesuai dengan kebutuhan. Penerbitan jurnal ini dikelola oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.</p> <p>Jurnal Skolastik Keperawatan pertama kali beroperasi pada bulan Januari 2015 dan dipublikasikan pada bulan Juni 2015.</p> <p><br /><br /></p>https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/4171Studi Retrospektif: Status Gizi Ibu Hamil Trimester Tiga dengan Berat Badan Lahir Bayi2025-07-16T14:59:21+07:00Elvi Murniasihelvi.murniasih77@gmail.comWulan Pramadhaniwulanpramadhani98@gmail.comRizki Sapanilminoz971@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Standar minimal pelayanan kesehatan mengamanatkan bahwa persentase bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) tidak melebihi 2,5 % dari seluruh kelahiran. Status gizi ibu hamil diukur melalui Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Lengan Atas (LiLA), dan status anemia yang merupakan faktor determinan berat badan lahir dan berdampak langsung pada kesehatan ibu dan janin. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan retrospektif. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester tiga diperoleh melalui teknik purposive sampling dari rekam medis dan lembar observasi di Puskesmas Sambau selama periode Januari–Desember 2023. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara status gizi dan berat badan lahir. <strong>Hasil:</strong> Sebanyak 18 responden (60 %) berstatus gizi kurang; 11 responden (36,7 %) melahirkan bayi BBLR; dan 7 responden (23,3 %) berisiko gizi buruk berdasarkan LiLA. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dan berat badan lahir bayi (p = 0,001). <strong>Diskusi:</strong> Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi pada trimester tiga untuk menurunkan insiden BBLR. Direkomendasikan agar pemerintah dan Puskesmas memperkuat program makanan tambahan ibu hamil guna meningkatkan status gizi, mendukung kelahiran bayi yang sehat, dan menurunkan angka BBLR.</p>2025-08-05T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025