Jurnal Skolastik Keperawatan https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk <p>Jurnal Skolastik Keperawatan merupakan jurnal nasional ber-ISSN yang menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen dan para peneliti dari berbagai Institusi. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian pada bidang ilmu Keperawatan dan mencakup sub-sub bidang ilmu Keperawatan. Jurnal Skolastik Keperawatan diterbitkan secara elektronik yang dapat diakses online, namun memiliki versi cetak yang disediakan dalam jumlah terbatas sesuai dengan kebutuhan. Penerbitan jurnal ini dikelola oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.</p> <p>Jurnal Skolastik Keperawatan pertama kali beroperasi pada bulan Januari 2015 dan dipublikasikan pada bulan Juni 2015.</p> <p><br /><br /></p> Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia id-ID Jurnal Skolastik Keperawatan 2443-0935 <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:<br><br></p> <ol type="a"> <ol type="a"> <li class="show">Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a&nbsp;<a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/" target="_new">Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)</a> that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.</li> <!-- </ol> </ol> <p> </p> <ol type="a"> <ol type="a"> --> <li class="show">Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.</li> <!-- </ol> </ol> <p> </p> <ol type="a"> --> <li class="show">Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See&nbsp;<a href="http://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html" target="_new">The Effect of Open Access</a>).</li> </ol> </ol> KATEGORI PEROKOK BERDASARKAN INDEKS BRINKMAN DAN INSOMNIA https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2376 <p>Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan untuk beristirahat. Istirahat bagi manusia berguna untuk memulihkan tenaga, memperbaiki sel, dan mengistirahatkan organ tubuh yang sudah digunakan untuk beraktivitas seharian. Salah satu cara manusia mengistirahatkan tubuh adalah dengan tidur. Nikotin yang merupakan suatu zat stimulant yang memiliki efek samping menyebabkan gangguan tidur insomnia. Tujuan penelitian <em>cross-sectional</em> ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kategori perokok berdasarkan Indeks Brinkman dengan gejala insomnia melalui penelitian survei analitik. Subjek penelitian adalah 80 orang anggota masyarakat yang merokok berdasarkan survei awal peneliti melalui wawancara langsung di Desa Kaima Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara yang dilibatkan dengan teknik total sampling. Hasil uji statistik menunjukkan nilai koefisien korelasi positif lemah (r = 0,288) dengan nilai signifikan <em>p</em>= 0,009 &lt;0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara derajat merokok dengan kejadian insomnia. Masyarakat diharapkan mampu mengubah perilaku merokok dengan cara mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi atau bahkan berhenti merokok.</p> I Gede Purnawinadi Hak Cipta (c) 2021 I Gede Purnawinadi http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 85 93 10.35974/jsk.v6i2.2376 HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA SMP AADVENT 1 JAKARTA https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2400 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>Latar Belakang: </strong>Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar tetapi juga merupakan proses belajar manusia melalui hubungannya dengan orang lain. Dari situ ia menangkap pantulan tentang dirinya, seperti apakah dirinya tersebut sebagai pribadi. Namun sekolah sering menjadi tempat perilaku <em>bullying</em>. Salah satu alasan mengapa perilaku <em>bullying</em> terjadi karena terdapat konsep diri yang kurang, sehingga mereka yang merasa lebih baik akan menindas mereka yang dirasa kurang. <strong>Tujuan: </strong>Peneliti ingin mengetahui ada atau tidak adanya hubungan signifikan dari konsep diri siswa-siswi dengan perilaku <em>bullying</em> yang terjadi di SMP Advent 1 Jakarta. <strong>Metode: </strong>Peneliti menggunakan metode kuantitatif korelasi analitik. Pengujian normalitas menggunakan statistik Kolmogorov-Smirnov. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Advent 1 Jakarta yang berjumlah 80 orang dengan sampel sebanyak 35 orang<em>.</em> <strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep diri yang dimiliki oleh siswa-siswi SMP Advent 1 Jakarta adalah konsep diri yang positif (88,6%) dan perilaku bullying berada pada kategori jarang terjadi (65,7%). Analisa bivariat, terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku <em>bullying</em> dengan nilai P 0,002 &lt; 0,05. <strong>Kesimpulan:</strong> Siswa-siswi memiliki konsep diri yang positif serta perilaku <em>bullying</em> yang jarang dialami. Karena itu, dapat dikatakan bahwa semakin positif konsep diri seseorang, semakin jarang orang tersebut melakukan perilaku <em>bullying</em>.</p> Charlly Rompas Hak Cipta (c) 2021 Charlly Rompas http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 135 144 10.35974/jsk.v6i2.2400 PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2405 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Salah satu faktor yang menyebabkan begitu banyak korban yang jatuh ketika terjadi bencana gempa bumi dikarenakan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali tingkat pengetahuan dan sikap yang di miliki oleh siswa SMA di perguran Advent Nias dalam menggahadapi bencana gempa bumi. <strong>Metode:</strong> Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 12 tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 134 orang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Instrumen yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang di bagikan secara online kepada seluruh siswa. <strong>Hasil</strong>: penelitian ini menunjukkan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa SMA di Perguruan Advent Nias dalam kategori cukup, namun masih belum bisa untuk mengambil sikap yang tepat untuk menghadapi bencana gempa bumi. Sementara sikap yang di miliki oleh murid di Perguruan Advent Nias dalam menghadapi bencana gempa bumi masih dalam rendah. <strong>Diskusi: </strong>Untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi bencana maka perlu diadakan pelatihan atau sosialisasi yang berkala dan berkesinambungan di lingkungan sekolah.</p> lino pasaribu Hak Cipta (c) 2021 lino pasaribu http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 153 159 10.35974/jsk.v6i2.2405 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN CARE, SUPPORT, AND TREATMENT PADA X WANITA PEKERJA SEKSUAL https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2435 <p><strong>Pendahuluan: </strong>Kota Tasikmalaya berada diwilayah provinsi Jawa Barat dengan kasus HIV/AIDS diurutan ke 13, hingga tahun 2020 sudah mencapai 758 kasus. Penderita di tahun 2020 hingga Mei mencapai 51 kasus, paling banyak diakibatkan karena suami yang suka “jajan” dan ironisnya kota ini dijuluki sebagai kota santri. <strong>Tujuan:</strong> mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan pemanfaatan layanan Care, Support, and Treatment pada x Wanita Pekerja Seksual. <strong>Metode: </strong>deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross sectional,</em> 38 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan <em>purposive sampling. </em>Instrumen berupa kuesioner dengan 31 pertanyaan, dianalisis <em>univariate</em> dan <em>bivariate</em> menggunakan <em>chie square</em>. <strong>Hasil: </strong>diketahui bahwa x wanita pekerja seksual memiliki pengetahuan dalam kategori baik yaitu sebanyak 20 orang (52,6%), diketahui bahwa x Wanita Pekerja Seksual yang memanfaatakan layanan CST sebanyak 26 orang (68,4%), diketahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan pemanfaatan layanan CST di kota Tasikmalaya dengan nilai <em>p-value = </em>0,019. <strong>Diskusi:</strong> hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan responden yang baik tidak akan memaksakan diri untuk tetap bekerja sebagai WPS sehingga memberikan dampak yang positif bagi dirinya dan mencegah penyebaran pada penderita baru. Disarankan untuk membuat program pendukung layanan CST yang bisa meningkatkan pengetahuan serta memberikan motivasi kepada ODHA.</p> Hilman Mulyana Hak Cipta (c) 2021 Hilman Mulyana http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 160 167 10.35974/jsk.v6i2.2435 PENGARUH TERAPI BERMAIN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH AKIBAT HOSPITALISASI DI RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2404 <p>Kecemasan yang timbul pada anak selama dirawat di Rumah Sakit merupakan dampak dari hospitalisasi. Kecemasan dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan proses penyembuhan pada anak. Terapi bermain mewarnai gambar merupakan salah satu teknik untuk menurunkan kecemasan yang di alami anak usia prasekolah akibat hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan one-group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan gambaran tingkat kecemasan pada anak sebelum diberikan terapi mewarnai gambar terdapat 4 (13.3%) responden pada tingkat kecemasan sedang dan 26 (86.7%) responden pada tingkat kecemasan berat. Sedangkan gambaran tingkat kecemasan sesudah diberikan terapi mewarnai terdapat 4 (13.3%) responden pada tingkat kecemasan ringan dan 26 (86.7%) responden pada tingkat kecemasan sedang. Hasil uji statistik menggunakan rumus wilcoxon test diperoleh nilai p=0.000 &lt; 0.05 yang berarti ada pengaruh yang signifikan dari terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi. Dapat disimpulkan bahwa terapi bermain mewarnai gambar dapat menurunkan tingkat kecemasan. Disarankan kepada institusi pelayanan kesehatan untuk dapat meningkatkan lagi pelayanan kesehatan terhadap anak usia prasekolah dengan memberikan terapi bermain mewarnai gambar untuk menurunkan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi.</p> Nova Gerungan Hak Cipta (c) 2021 Nova Gerungan http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 105 113 10.35974/jsk.v6i2.2404 HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP SIKAP ANAK SD AKIBAT PANDEMI COVID-19 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2409 <p>Covid-19 merupakan pandemik yang sedang menggemparkan dunia saat ini, penyakit ini telah terdeteksi pada akhir tahun 2019 pada bulan desember. Akibat adanya pandemic covid-19 ini menyebabkan masyarakat dari berbagai kalangan usia menjadi takut dan cemas, sehingga akibat dari cemas dan ketakutan yang dirasakan ini, mengakibatkan perubahan sikap dan perilaku dari masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan sikap anak SD dalam menghadapi pandemik covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif korelasi analitik dengan desain penelitian <em>cross sectional</em>. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah <em>total sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan kepada seluruh siswa seluruh siswa kelas 6 SD Dharmaputra Advent Bekasi yang berjumlah 43 orang dengan menggunakan instrumen kuisioner sikap dan kecemasan yang diberikan secara online melalui <em>google form. </em>Hasil analisa uji statistik <em>pearson correlation</em>, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan sikap anak kelas 6 SD dengan <em>p value </em>0.000. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat kecemasan anak, maka semakin tinggi pula perubahan sikap yang ditunjukkan oleh anak. Oleh karena itu, dihimbau kepada semua masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah agar dapat menjaga sikap pola hidup sehat agar dapat mengurangi tingkat kecemasan yang dirasakan. Pada penelitian mendatang, diharapkan dapat meneliti dengan dengan menggunakan metode kualitatif dengan <em>interview</em> agar hasil yang didapatkan lebih kompleks dengan mempertimbangkan responden yang lebih banyak.</p> Agusmanto Zalukhu Hak Cipta (c) 2021 Agusmanto Zalukhu http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 114 122 10.35974/jsk.v6i2.2409 PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG DEWASA ANGGOTA GEREJA EBEN HAEZER TERHADAP COVID 19 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2412 <p>Pandemik covid 19 sudah menjangkit 215 negara di dunia, termasuk di Indonesia. Jumlah anggota masyarakat Indonesia yang terjangkit Covid 19 semakin hari semakin mengalami peningkatan dengan angka kematian terus bertambah. Saat ini sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki pengetahuan mengenai covid 19 dan berperilaku yang tepat untuk memutuskan rantai penyebaran dan penularan covid 19. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap orang dewasa anggota GMAHK Eben Haezer terhadap covid 19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 34 orang diambil dengan teknik <em>simple random sampling.</em> Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari sembilan pertanyaan untuk menilai tingkat pengetahuan, dan empat pertanyaan untuk menilai sikap berdasarkan penelitian Wijayanti, et al (2020). Pengumpulan data dilakukan melalui <em>google form</em> sejak 26 Oktober – 27 November 2020<em>.</em> Hasil analisis univariat menunjukkan tingkat pengetahuan orang dewasa jemaat Eben Haezer tentang covid-19 dalam kategori cukup (69.7%) dan sikap juga dalam kategori cukup baik (78.8%). Perlu dilakukan berbagai upaya untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang covid 19.</p> Oktorida Maddalena Sitorus Hak Cipta (c) 2021 Oktorida Maddalena Sitorus http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 94 104 10.35974/jsk.v6i2.2412 VALIDASI LEMBAR KAJI JADWAL PEMBELAJARAN DAN BEBAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2436 <p>Evaluasi terhadap proses pembelajaran dapat membentuk pengalaman belajar para peserta didik. Penelitian ini memperkenalkan proses validasi satu rancang bangun alat ukur aspek proses pengalaman belajar yang dialami peserta didik keperawatan. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini merupakan validasi alat kaji yang dilakukan dengan metode deskriptif korelasi. Populasi yang menjadi target penelitian ini adalah 70 mahasiswa semester 4 hingga semester 8 yang terdaftar sebagai peserta didik regular di Program Studi Sarjana Keperawatan. Sample direkrut secara <em>accidental</em> yaitu di antara populasi mahasiswa yang sedang menjalasi jadwal kelas yang kemudian diperoleh sebanyak 39 responden. <strong>Hasil:</strong> Rancang bangun dari lembar kaji jadwal pembelajaran dan beban belajar bagi peserta didik keperawatan dalam kategori baik yaitu dengan nilai koefisien α=0.927 dengan <em>p value</em>&lt;0,05. <strong>Kesimpulan:</strong> Nilai reliabilitas lembar kaji dalam kategori baik. <strong>Diskusi:</strong> Pengukuran yang berkesimbungan atu berkala sangat diperlukan sebagai suatu upaya dalam meningkatkan proses pengalaman belajar peserta didik keperawatan di lembaga pendidikan keparawatan di Indonesia.</p> Karolina Tupen Hak Cipta (c) 2021 Karolina Tupen http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 168 176 10.35974/jsk.v6i2.2436 TINGKAT KEPUASAN PASIEN DAN KELUARGA TERHADAP PELAYANAN INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2430 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Layanan instalasi gawat darurat (IGD) merupakan pintu utama masuk rumah sakit bagi sebagian besar pasien. Kualitas pelayanan ditentukan oleh kepuasan pelanggan, yaitu apabila pelayanan tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien dan keluarga pasien terhadap pelayanan yang didapatkan di IGD rumah sakit Advent Bandung. Tingkat kepuasan diukur dengan lima dimensi utama mutu pelayanan keperawatan sesuai urutan derajat kepentingan relatifnya yaitu (1) Realibilitas/keandalan <em>(realibility)</em>, (2) Daya Tanggap <em>(responsiveness)</em>, (3) Jaminan <em>(assurance)</em>, (4) Empati <em>(empathy)</em>, (5) Bukti fisik <em>(tangible)</em>. <strong>Metode: </strong>penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 269 responden yang diambil dengan teknik <em>accidential sampling</em>. <strong>Hasi</strong>l: Penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kepuasan pasien dan keluarga pasien terhadap pelayanan rumah sakit advent bandung menunjukan bahwa 59% (174 orang) merasa sangat puas, 33% (99 orang) merasa puas, 6,4% (19 orang) merasa cukup. 1% (3 orang) merasa sangat kurang puas, 0,6% (1 orang) merasa kurang puas. <strong>Kesimpulan:</strong> Nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien dan keluarga terhadap pelayanan di instalasi gawat darurat rumah sakit Advent Bandung sebesar 92% (273 orang), dan tingkat ketidakpuasan pasien dan keluarga terhadap pelayanan instalasi gawat darurat rumah sakit Advent Bandung memiliki rata-rata 8%. <strong>Diskusi:</strong> Tingkat kepuasan pasien dan keluarga merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan, data kepuasan pasien ini menjadi dasar dalam evaluasi pelayanan sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat ditingkatkan.</p> Jenny Tampubolon Hak Cipta (c) 2021 Jenny Tampubolon http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 123 134 10.35974/jsk.v6i2.2430 HUBUNGAN PERSEPSI PERAWAT TENTANG SUPERVISI IPCLN DENGAN KEPATUHAN KEWASPADAAN STANDAR PENGGUNAAN APD DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2431 <p><strong>Pendahuluan:</strong> IPCLN (<em>Infection Prevention and Control Link Nurse</em>) sebagai pelaksana dari Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di rumah sakit diharuskan mampu melaksanakan tugasnya dalam memonitor kepatuhan perawat melakukan kewaspadaan standar. PPI penting dilaksanakan di rumah sakit dalam melindungi pasien, petugas, pengunjung, dan keluarga dari risiko tertularnya infeksi. <strong>Tujuan:</strong> Mengidentifikasi hubungan persepsi perawat pelaksana tentang supervisi IPCLN dengan kepatuhan kewaspadaan standar penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. <strong>Metode:</strong> Metoda penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi serta menggunakan pendekatan <em>cross sectional, </em>populasinya seluruh perawat pelaksana dari 16 ruang rawat inap dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 152 perawat, pengambilan data variabel persepsi perawat pelaksana tentang supervisi dengan kuesioner dan untuk kepatuhan kewaspadaan standar dengan observasi tindakan penggunaan APD. Penelitian dilaksanakan bulan Mei sampai Juni 2019 di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Analisis data hasil penelitian dengan statistik nonparametric dan uji <em>mann</em> <em>whitney</em>. <strong>Hasil:</strong> Persepi perawat pelaksana tentang supervisi IPCLN berada pada nilai rata-rata 73,11, jadi lebih dari setengahnya perawat pelaksana mempersepsikan pengawasan oleh IPCLN yang efektif. Hasil observasi berdasarkan kewaspadaan standar penggunaan APD perawat dengan nilai rata-rata 65,86%. Adanya hubungan persepsi perawat pelaksana tentang supervisi IPCLN dengan kepatuhan penggunaan APD <em>ρ- value</em> 0,002 &lt; dari alpha 0,05.</p> <p><strong>Diskusi: </strong>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi perawat pelaksana tentang supervise yang efektif dilaksanakan akan dapat meningkatkan kepatuhan kewaspadaan standar perawat saat melakukan tindakan asuhan keperawatan. Manajemen rumah sakit perlu adanya peningkatan sosialisasi pemahaman IPCLN tentang pentingnya melakukan supervise pada perawat pelaksana saat memberikan asuhan dengan resosialisasi tugas dan fungsi IPCLN serta penerapan reward and punishment.</p> Hilman Mulyana Hak Cipta (c) 2021 Hilman Mulyana http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-12-18 2020-12-18 6 2 145 152 10.35974/jsk.v6i2.2431