Jurnal Skolastik Keperawatan https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk <p>Jurnal Skolastik Keperawatan merupakan jurnal nasional ber-ISSN yang menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen dan para peneliti dari berbagai Institusi. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian pada bidang ilmu Keperawatan dan mencakup sub-sub bidang ilmu Keperawatan. Jurnal Skolastik Keperawatan diterbitkan secara elektronik yang dapat diakses online, namun memiliki versi cetak yang disediakan dalam jumlah terbatas sesuai dengan kebutuhan. Penerbitan jurnal ini dikelola oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.</p> <p>Jurnal Skolastik Keperawatan pertama kali beroperasi pada bulan Januari 2015 dan dipublikasikan pada bulan Juni 2015.</p> <p><br /><br /></p> Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia id-ID Jurnal Skolastik Keperawatan 2443-0935 <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:<br><br></p> <ol type="a"> <ol type="a"> <li class="show">Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a&nbsp;<a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/" target="_new">Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)</a> that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.</li> <!-- </ol> </ol> <p> </p> <ol type="a"> <ol type="a"> --> <li class="show">Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.</li> <!-- </ol> </ol> <p> </p> <ol type="a"> --> <li class="show">Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See&nbsp;<a href="http://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html" target="_new">The Effect of Open Access</a>).</li> </ol> </ol> HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU REMAJA TERHADAP HIV/AIDS DI SMP-SMA ADVENT DOYO BARU JAYAPURA https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2441 <p><strong>Latar belakang:</strong> Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit. dan jika Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Penyebaran HIV AIDS sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pengetahuan, sikap dan perilaku, pengetahuan seseorang tentang suatu objek mengandung dua aspek yaitu aspek positif dan aspek negatif menentukan sikap seseorang. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku sex remaja terhadap HIV/AIDS pada siswa smp-sma advend doyo baru jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif korelasi dengan pendekan cross sectional, teknik pengumpulan data dengan total sampling pada 200 siswa. <strong>Hasil: </strong>Analisa data dengan menggunakan uji skala Likert . hasil yg didapatkan pengetahuan siswa terhadap HIV/AIDS pada kategori baik 45%, sikap baik siswa terhadap HIV/AIDS 50,5 dan perilaku siswa terhadap HIV/AIDS 98,3%. <strong>Kesimpulan:</strong> Uji korelasi antara pengetahuan, sikap dan perilaku siswa mempunyai nilai p 0.014&lt;0.119, hal ini mempunyai arti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku siswa terhadap HIV/AIDS. <strong>Diskusi:</strong> Remaja yang berpengetahuan baik cenderung menunjukan tanggapan mereka melalui sikap dan perliaku yang baik dalam hubungan seksual yang terhadap HIV/AIDS.</p> Ayu Rombot Hak Cipta (c) 2021 Ayu Rombot http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-08 2021-06-08 7 1 46 53 10.35974/jsk.v7i1.2441 GAMBARAN CAKUPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DAN INDIKATOR-INDIKATOR KINERJA PELAYANAN KESEHATAN DI JAWA BARAT https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2455 <p><strong>Latar Belakang</strong>: Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Salah satu strategi untuk meningkatkan pencapaian cakupan target imunisasi kepada anak di Indonesia adalah dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan sasaran utamanya adalah tersedianya sumber daya manusia yang kompeten. Penilaian kinerja dan produktivitas di sektor publik secara umum telah didefinisikan dengan mencakup efisiensi dan efektivitas. <strong>Metode</strong>: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan populasi data yang mencakup pencapaian imunisasi lengkap dan indikator kinerja pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Jawa Barat dari tahun 2008 sampai 2018. Data sekunder dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak STATA. <strong>Hasil</strong>: Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja pelayanan keseahtan dengan cakupan imunisasi dasar balita di wilayah kerja dinas kesehatan Jawa Barat. Kunjungan antenatal di balai pengobatan dan rumah sakit serta dana sehat menjadi prediktor terhadap cakupan imunisasi polio, campak, hb dan BCG. <strong>Kesimpulan</strong>: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara sumber daya penyedia pelayanan kesehatan dengan tingkat cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak di wilayah kerja Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. <strong>Diskusi: </strong>Dianjurkan melakukan kajian kualitatif kepada ibu dalam melakukan imunisasi pada balita terkait kases pelayanan dan kunjungan prenatal.</p> Mega Aryanti Samuel M. Simanjuntak Hak Cipta (c) 2021 mega aryanti http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-02 2021-06-02 7 1 9 18 10.35974/jsk.v7i1.2455 GAMBARAN TINGKAT DEPRESI, ANXIETY, DAN STRESS ISOLASI DALAM MEMBERIKAN PERAWATAN PADA PASIEN COVID-19 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2456 <p><strong>Latar Belakang: </strong>Kontak langsung dengan pasien Covid-19 menjadi faktor utama penyebaran virus corona. Tenaga kesehatan yang berada di garis depan yang kontak langsung dengan pasien Covid-19 mengalami efek psikologis tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat depresi, kecemasan, dan stres perawat isolasi dalam memberikan perawatan pada pasien Covid-19. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 53 perawat yang bekerja di ruang isolasi dan diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui google form. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perawat yang bekerja diruang isolasi pasien penderita covid-19 di kategori depresi menunjukan bahwa rata-rata subjek peneliti mengalammi tingkat depresi yang sangat berat. <strong>Kesimpulan: </strong>Untuk Kategori kecemasan menunjukan bahwa rata-rata subjek mengalami tingkat kecemasan yang sangat berat. Untuk kategori stress menunjukan bahwa rata-rata subjek mengalami tingkat stres yang sedang. <strong>Diskusi:</strong> Perlunya kajian lebih lanjut pada hubungan antara tingkat kecemasan perawat terhadap pelayanan yang diberikan perawat kepada pasien covid-19.</p> Darmawasti Sihombing Yunus Elon Hak Cipta (c) 2021 Darmawasti Sihombing http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-08 2021-06-08 7 1 10.35974/jsk.v7i1.2456 PENGARUH PEMBERIAN HAND MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUANG JANGER RSD MANGUSADA https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2452 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Pembedahan atau prosedur operasi memicu munculnya beberapa reaksi emosional salah satunya adalah kecemasan yang bisa memberikan dampak berupa terganggunya rencana atau proses pembedahan apabila tidak ditangani dengan baik. Tata laksana mandiri perawat sangat berperan penting dalam membantu mengatasi kecemasan yang dialami yaitu dengan penatalaksanaan nonfarmakologi berupa pemberian <em>massage</em>, salah satunya <em>hand massage</em>. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini merupakan penelitian <em>Quasy Experiment</em> dengan rancangan <em>pre-posttest with control group design</em> yang melibatkan masing-masing 18 sampel pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner <em>Hamilton Rating Scale for Anxiety</em> yang dianalisis menggunakan analisis uji <em>Wilcoxon </em>dan <em>Mann Whitney.</em> <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian <em>hand massage</em> terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di Ruang Janger RSD Mangusada (<em>p-value</em>=0,000). <strong>Diskusi:</strong> Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan kepada pasien yang mengalami kecemasan pre operasi.</p> Ni Wayan Luh Kusmirayanti Hak Cipta (c) 2021 Ni Wayan Luh Kusmirayanti http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-08 2021-06-08 7 1 39 45 10.35974/jsk.v7i1.2452 HASIL UJI KOMPETENSI SERTA PRESTASI BELAJAR BERDASARKAN MOTIVASI DAN KETERLIBATAN MAHASISWA PROFESI NERS UNIVERSITAS KLABAT https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2470 <p><strong>Latar belakang: </strong>dorongan internal individu dalam melakukan suatu tindakan untuk mencapai tujuan adalah motivasi, mahasiswa profesi Ners memerlukan motivasi untuk dapat mencapai prestasi belajar dan hasil uji kompetensi Ners yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara motivasi dan keterlibatan dengan prestasi belajar mahasiswa profesi Ners dan hasil uji kompetensi Ners. <strong>Metode:</strong> penelitian ini menggunakan metode <em>cross-sectional</em> dan melibatkan 111 responden melalui teknik <em>consecutive sampling</em>. <strong>Hasil</strong>: temuan penelitian ini adalah sebagian besar mahasiswa 96 (86,5%) memiliki motivasi dan keterlibatan pada tingkat sedang hingga tinggi, 111 (100%) mahasiswa mendapatkan prestasi belajar B- hingga A-, sebagian besar responden (89,2%) mendapatkan hasil kompeten, serta tidak terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dan keterlibatan dengan prestasi belajar mahasiswa dan hasil uji kompetensi Ners (<em>p&gt;</em>0,05). <strong>Diskusi: </strong>penelitian ini perlu dikembangkan dengan mencari faktor-faktor lain untuk dapat meningkatkan prestasi belajar dan hasil uji kompetensi.</p> Elisa Anderson Hak Cipta (c) 2021 Elisa Anderson http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-02 2021-06-02 7 1 19 27 10.35974/jsk.v7i1.2470 HASIL UJI KOMPETENSI DAN PRESTASI BELAJAR BERDASARKAN KETERLIBATAN KOGNITIF MAHASISWA PROFESI NERS UNIVERSITAS KLABAT https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2471 <p><strong>Latar belakang: h</strong>asil uji kompetensi Ners dan prestasi belajar yang baik sangat diperlukan oleh mahasiswa profesi Ners sebelum memasuki dunia pekerjaan, keterlibatan kognitif diduga memiliki kontribusi dalam pencapaian prestasi belajar ataupun uji kompetensi Ners. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi antara keterlibatan kognitif, prestasi belajar, dan hasil uji kompetensi Ners. <strong>Metode: </strong>metode observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional </em>dipilih dalam penelitian ini dengan 111 responden melalui teknik <em>consecutive sampling</em>. <strong>Hasil: </strong>temuan hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar responden (85,6%) memiliki tingkat keterlibatan kognitif sedang hingga tinggi, semua responden (100%) mendapatkan prestasi belajar dari nilai B- hingga A-, sebagian besar responden (89,2%) mendapatkan hasil kompeten, terdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan kognitif dan prestasi belajar (<em>r</em>=0,197; <em>p=</em>0,038), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan kognitif dan hasil uji kompetensi Ners (<em>p=</em>0,692), serta terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi belajar dan hasil uji kompetensi (<em>r</em>=0,272; <em>p=</em>0,004). <strong>Diskusi: </strong>evaluasi faktor-faktor lain perlu dilakukan untuk meningkatkan capaian prestasi belajar ataupun uji kompetensi Ners secara maksimal.</p> Arlien Jeannete Manoppo Hak Cipta (c) 2021 Arlien Jeannete Manoppo http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-02 2021-06-02 7 1 28 38 10.35974/jsk.v7i1.2471 DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN TAHAP AKADEMIK https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2485 <p><strong>Latar belakang:</strong> Pandemi COVID-19 berdampak signifikan disemua bidang secara global, terlebih khusus pada dunia pendidikan secara nasional. Kegiatan pembelajaran tatap muka beralih pada proses pembelajaran daring <em>(online)</em> dalam upaya mencegah penularan virus corona. Transformasi pembelajaran ini tentunya mempunyai konsekuensi terhadap hasil belajar peserta didik baik tingkat menengah maupuan di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis prestasi belajar mahasiswa keperawatan tahap akademik melalui uji komparatif IPK pada semester sebelum dan saat pandemi. <strong>Metode:</strong> Data penelitian ini merupakan <em>total sampling</em> 1043 IPK mahasiswa keperawatan di salah satu perguruan tinggi swasta di sulawesi utara. Data dianalisis melalui uji komparatif non parametrik <em>Mann Whitney</em> karena tidak memenuhi kelayakan asumsi normalitas. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian ini didapati bahwa terjadi peningkatan kategori prestasi belajar mahasiswa sebelum dan saat pandemi, sehingga ada berbedaan yang signifikan kategori prestasi belajar mahasiswa keperawatan pada semester sebelum dan saat pandemi COVID-19 dengan nilai signifikan 0,000 (<em>p value</em> &lt; 0,05). <strong>Kesimpulan</strong>: Konsep merdeka belajar yang benar melalui penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran memberikan peluang kepada para peserta didik dalam belajar dan mengembangkan diri secara mandiri, meskipun situasi pandemi menuntut kegiatan pembelajaran secara daring. <strong>Diskusi:</strong> Bagi institusi penyelenggara pendidikan diharapkan tetap mengembangkan manajemen pembelajaran daring dengan meningkatkan fasilitas dan sumber daya yang memadai.</p> I Gede Purnawinadi Hak Cipta (c) 2021 I Gede Purnawinadi http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-10 2021-06-10 7 1 63 69 10.35974/jsk.v7i1.2485 ANALISA SITUASI DAN PERAN INSTITUSI MASYARAKAT PEDESAAN SELAMA PANDEMI COVID-19 https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2494 <p><strong>Latar belakang</strong>: Pandemi Covid-19 berdampak pada semua segi kehidupan global termasuk seluruh program Keluarga Berencana (KB) nasional yang mencakup Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana (KB) dan Kependudukan. Implementasi ketiga program tersebut melibatkan kader atau yang dikenal sebagai Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP). <strong>Tujuan</strong>: Mengkaji situasi peran IMP dalam program-program KB selama masa Covid-19 dan mengidentifikasi kemungkian solusinya. <strong>Met</strong><strong>ode</strong>: Penelitian ini menggunakan kombinasi antara tinjauan pustaka dan survei analitik. Data primer diambil dari 57 responden yang berpartisipasi dalam survey berupa kuesioner, dilakukan secara Online pada 1-3 Mei 2021. Data sekunder berasal dari hasil tinjauan kepustakaan dengan menekankan konten pada peran IMP, manfaat dan strategi pembinaan. Sumber-sumber kepustakaan antara lain berasal dari WHO, Peraturan Pemerintah, BKKBN, Kementerian Kesehatan, BPS, serta berbagai jurnal terkait dari dalam dan luar negeri. Olah data dilakukan dengan menggunakan kombinasi Skala Nominal dan Skala Guttman. <strong>Hasil</strong>: Hasil penelitian dengan Skala Nominal menunjukkan 57 responden (100%) merasa Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap peran IMP. Dalam Skala Guttman menunjukkan dalam peran penyuluhan sebesar 200%, disusul peran pendataan dan pencatatan (142.34%) dan peran pelayanan KB (105.26%). <strong>Diskusi: </strong>Solusi yang disarankan adalah dengan berupa peningkatan kegiatan kolaborasi antara kader, PKB, pamong desa, pemerintah daerah serta pemerintah pusat sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan program KB.</p> Syaifoel Hardy Saeroji Isak Tukayo Hak Cipta (c) 2021 SYAIFOEL HARDY, Saeroji, Isak Tukayo http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-02 2021-06-02 7 1 1 8 10.35974/jsk.v7i1.2494