Jurnal Skolastik Keperawatan https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk <p>Jurnal Skolastik Keperawatan merupakan jurnal nasional ber-ISSN yang menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen dan para peneliti dari berbagai Institusi. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian pada bidang ilmu Keperawatan dan mencakup sub-sub bidang ilmu Keperawatan. Jurnal Skolastik Keperawatan diterbitkan secara elektronik yang dapat diakses online, namun memiliki versi cetak yang disediakan dalam jumlah terbatas sesuai dengan kebutuhan. Penerbitan jurnal ini dikelola oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.</p> <p>Jurnal Skolastik Keperawatan pertama kali beroperasi pada bulan Januari 2015 dan dipublikasikan pada bulan Juni 2015.</p> <p><br /><br /></p> Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia id-ID Jurnal Skolastik Keperawatan 2443-0935 <p>Penulis yang mempublikasikan naskahnya di jurnal ini menyetujui hal-hal berikut:</p> <ol> <li>Hak cipta tetap pada penulis, penulis memberikan kepada jurnal hak penerbitan pertama dan sekaligus melisensi karyanya mengikuti <a href="http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/">Creative Commons Attribution License</a> yang mengizinkan orang lain untuk berbagi karya dengan penghargaan terhadap hak kepenulisan dan penerbitan pertama di jurnal ini.</li> <li>Penulis bisa mengikuti kontrak tambahan lain untuk distribusi non-ekslusif bagi karyanya tersebut (contoh: mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan penghargaan terhadap penerbitan pertama di jurnal ini.</li> <li>Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusi atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan. (Lihat <a href="http://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html">The Effect of Open Access</a>).</li> </ol> Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global Yogyakarta https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2799 <p><strong>L</strong><strong>atar belakang: </strong>Kesulitan menyesuaikan diri merupakan salah satu faktor yang menyebabkan timbulnya kecemasan pada mahasiswa. Kondisi kecemasan tersebut menjadikan mahasiswa memiliki perasaan yang tidak pasti, tidak berdaya dan tidak nyaman. Proses penyesuaian diri yang dialami mahasiswa melibatkan respon-respon mental dan tingkah laku yang dimana individu berusaha menanggulangi tuntutan dalam diri maupun lingkungannya. <strong>T</strong><strong>ujuan penelitian</strong>: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan penyesuaian diri pada mahasiswa keperawatan Stikes Surya Global Yogyakarta. <strong>M</strong><strong>etode penelitian</strong>: Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>simple random sampling </em>sebanyak 55 keperawatan mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2021. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner Hamilton<em> anxiety rating scale</em> (HARS) dan kuesioner <em>P</em><em>sychological adjusment scale</em> (PAS) yang telah baku. Analisa data menggunakan uji korelasi <em>K</em><em>endall-tau </em>dengan taraf signifikan 5%. <strong>H</strong><strong>asil</strong>: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan dalam kategori kecemasan berat sebesar 34 responden (61,8%) dan mayoritas penyesuaian diri mahasiswa keperawatan dalam kategori penyesuaian diri kurang baik sebesar 32 responden (58,2%) dengan nilai siginifikasi sebesar 0,000 (<em>p</em> &lt; 0,05). <strong>K</strong><strong>esimpulan</strong>: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan penyesuaian diri pada mahasiswa keperawatan di Stikes Surya Global Yogyakarta.</p> Siti Khoirunnisa, Fitri Dian Kurniati Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-17 2022-06-17 8 1 01 09 10.35974/jsk.v8i1.2799 Tingkat Stress Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Profesi Ners https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2849 <p><strong>Latar belakang:</strong> Tuntutan tugas mahasiswa Profesi Ners umumnya sering menyebabkan mahasiswa menjadi stres yang dapat mempengaruhi keseimbangan psikofisik dan kepribadian mereka secara keseluruhan. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa profesi ners rentan mengalami kesulitan tidur sehingga mempengaruhi kualitas tidur. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres dengan kualitas tidur pada mahasiswa profesi ners Universutas Klabat. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini merupakan penelitian quantitative dengan metode <em>descriptive correlation</em>, melalui pendekatan <em>cross</em> <em>sectional</em>. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik <em>consecutive sampling</em> dengan jumlah sampel 65 mahasiswa profesi ners Universitas Klabat. Hasil penelitian menunjukkan 34 mahasiswa (52,3%) tidak mengalami stress dan 59 mahasiswa (90,8%) memiliki kualitas tidur yang baik. <strong>Hasil</strong><strong>:</strong> analisis <em>spearman rho</em> menunjukan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik stress dengan kualitas tidur p = 0.000 &lt; 0.05 dan nilai keeratan hubungan r = 0.554 yang berarti memiliki arah positif dengan korelasi sedang. <strong>Kesimpulan:</strong> semakin tinggi tingkat stress mahasiswa profesi ners maka semakin buruk kualitas tidur dari mahasiswa atau sebaliknya. Rekomendasi bagi mahasiswa untuk mengatasi stres dengan koping adaptif dan tetap mempertahankan kualitas tidur yang baik. Bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi stres pada mahasiswa profesi ners.</p> Angelia Friska Tendean Frendy Fernando Pitoy Denny Maurits Ruku Jusuf Logo Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 67 74 10.35974/jsk.v8i1.2849 Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Penyakitnya Terhadap Kepatuhan Obat https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2847 <p><strong>Latar belakang: </strong>Hipertensi merupakan kondisi dimana terjadi peningkatan yang abnormal pada tekanan sistolik dan diastolik. Melalui pengobatan antihipertensi, tekanan darah dapat terkontrol dan mengurangi resiko komplikasi, tetapi masih banyak penderita yang kurang patuh dalam menjalankan pengobatan sehingga angka mortalitas terus meningkat. <strong>Tujuan penelitian</strong><strong>:</strong> Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderitia hipertensi di Kelurahan Rurukan. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif <em>descriptive correlation</em> dengan pendekatan <em>cross sectional.</em> Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan <em>total sampling </em>dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang yang menderita hipertensi. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner pengetahuan tentang hipertensi dan kuisioner <em>Morisky Medication Adherence Scale </em>(MMAS-8). <strong>Hasil</strong><strong>:</strong> Penelitian ini menunjukan bahwa dari 63 orang responden sebagian besar yaitu sebanyak 53 orang (84.1%) memiliki pengetahuan baik mengenai hipertensi. Sedangkan mengenai kepatuhan minum obat, sebagian besar yaitu sebanyak 31 orang (49.2%) memiliki tingkat kepatuhan sedang. Lebih lanjut hasil menunjukan bahwa setelah dilakukan analisa data dengan menggunakan <em>spearman’s correlation, </em>ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Kelurahan Rurukan dengan nilai p= 0,107. <strong>Kesimpulan:</strong> Direkomendasikan pada penderita hipertensi untuk lebih mematuhi aturan dalam mengkonsumsi obat agar dapat mengontrol penyakitnya dengan baik. </p> Ellen Padaunan Frendy Fernando Pitoy Gloria Hillary Wongka Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 10 18 10.35974/jsk.v8i1.2847 Perilaku Pemakaian Pembalut Terhadap Kejadian Pruritus Vulvae Pada Remaja Putri https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2852 <p><strong>Latar belakang: </strong>Perilaku dan kebiasaan remaja putri ketika sedang menstruasi yang sering lupa untuk mengganti pembalut di bawah enam jam dapat menimbulkan kejadian <em>pruritus vulvae</em>, yaitu sensasi gatal di area vulva.&nbsp; <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lama pemakaian pembalut dengan kejadian <em>pruritus vulvae</em> pada remaja putri. <strong>Metode: </strong>Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Responden pada penelitian ini berjumlah 115 yang ditentukan menggunakan Teknik <em>Consecutive Sampling</em>. <strong>Hasil Penelitian:</strong> Sebagian besar responden, 73 orang (63,5%) masuk dalam kategori tidak baik dalam pemakaian pembalut, 74 orang (64,3%) mempunyai keluhan <em>pruritus vulvae</em> dengan kategori sedang, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian pembalut dan kejadian <em>pruritus vulvae</em> (<em>p</em>=0,000; <em>p</em>&lt;0,05). <strong>Kesimpulan:</strong> lamanya pemakaian pembalut mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian <em>pruritus vulvae</em> pada remaja putri. Dengan demikian, lama pemakaian pembalut dapat dijadikan rekomendasi dalam pencegahan kejadian <em>pruritus vulvae</em> pada remaja putri.</p> Arlien Jeannete Manoppo Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 19 25 10.35974/jsk.v8i1.2852 Shift Kerja Dan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2851 <p><em><strong>Latar belakang:</strong> Setiap pekerjaan tidak terlepas dari resiko mengalami kecelakaan kerja, baik kecelakaan kerja ringan, sedang maupun berat. Kecelakaan kerja disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya shift kerja yang menyebabkan para pekerja kelelahan dan tidak memperhatikan keselamatan<strong>. Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan shift kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan PT Vale Indonesia Tbk. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini adalah penelitian korelasional analitik dengan pendekatan retrospektif, dengan menggunakan uji statistik chi-square. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 30 sampel. Proses pengumpulan data menggunakan data sekunder. <strong>Hasil: </strong>Penelitian ini menunjukkan bahwa didapati 23 karyawan (76,7%) bekerja pada shift pagi, empat karyawan (13,3%) bekerja pada shift siang dan tiga karyawan (10,0%) bekerja pada shift malam. Terkait dengan kecelakaan kerja terdapat 11 karyawan (36,7%) mengalami kecelakaan kerja ringan, 15 karyawan (50,0%) mengalami kecelakaan kerja sedang dan empat karyawan (13,3%) mengalami kecelakaan berat. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara shift kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan dengan p value= 0,040 dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,501 <strong>Kesimpulan:</strong> Penelitian ini mengindikasikan perlunya untuk tetap mempertahankan penerapan aturan keselamatan, meningkatkan kualitas penanganan kecelakaan kerja, mengedukasi karyawan tentang pentingnya menerapkan aturan keselamatan kerja, melakukan pengawasan terhadap penerapan aturan keselamatan kerja.<strong>Diskusi:</strong> Bagi perusahaan, direkomendasikan untuk melakukan penelitian yang dapat menggunakan variabel perilaku pekerja, lingkungan atau peralatan kerja serta mengambil sampel penelitian yang dalam hubungannya dengan kecelakaan kerja</em></p> Reagen Mandias Lea Andy Shintya Monica Valery Paral Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 26 32 10.35974/jsk.v8i1.2851 Tatalaksana Manajemen Jalan Napas Berdasarkan Early Warning Score (EWS) Di Ruang Perawatan Kritis https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2853 <p><strong>Latar belakang: </strong>pasien kritis berpotensi mengalami penurunan kondisi klinis atau perburukan sehingga perlu dirawat di ruang perawatan kritis. <em>Early Warning Score</em> (EWS) adalah suatu instrumen yang digunakan untuk memantau perburukan pasien kritis, sedangkan manajemen jalan napas adalah salah satu tindakan yang sering dilakukan pada pasien kritis. <strong>Tujuan</strong>: untuk mengetahui korelasi antara manajemen jalan napas dan EWS di ruang perawatan kritis. <strong>Metode:</strong> penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>cross sectional study</em> dan melibatkan 87 pasien sebagai responden melalui teknik <em>convinience sampling</em>. <strong>Hasil</strong>: sebagian besar 58 (66,7%) pasien di ruang perawatan kritis menggunakan posisi semifowler, paling banyak 13 (14,9%) pasien memiliki skor EWS = 2, dan ada hubungan yang bermakna antara manajemen jalan napas dan EWS (<em>p</em>=0,007) dengan keeratan hubungan 0,288. <strong>Diskusi:</strong> perubahan posisi atau penggunaan alat bantu buka jalan nafas perlu dilakukan pada pasien di ruang kritis berdasarkan nilai EWS dari pasien tersebut. Penelitian ini perlu dikembangkan dengan metode eksperimen melalui analisis multivariat.</p> Elisa Anderson Intan Allicya Friska Langi Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 41 48 10.35974/jsk.v8i1.2853 Intensitas Penggunaan Smartphone Dan Kualitas Tidur Remaja https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2856 <p><strong>Latar belakang: </strong>Berkurangnya waktu tidur dari remaja dapat disebabkan karena penggunaan berlebihan dari <em>smartphone</em>. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan <em>smartphone</em> dan kualitas tidur remaja. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini merupakan studi korelasi, dengan analisa data menggunakan uji Spearman <em>correlation</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas tidur dan penggunaan <em>smartphone</em> yang <em>valid</em> dan <em>reliable</em> pada partisipan yang bersedia mengisi kuesioner <em>online</em>. <strong>Hasil:</strong> Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas (88,6%) dari partisipan menggunakan <em>smartphone</em> dalam kategori intensitas rendah, sedangkan untuk kualitas tidur 65,7% partisipan memiliki kualitas tidur dalam kategori tinggi. Hasil korelasi <em>Spearman</em> menunjukkan angka signifikan p=.041 (&lt;.05) dan nilai r=-.347. <strong>Diskusi: </strong>Penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan <em>smartphone</em> dan kualitas tidur remaja dengan keeratan lemah dan arah negative. Semakin rendah intensitas penggunaan <em>smartphone</em> maka semakin tinggi kualitas tidur.</p> Grace Fresania Kaparang Juwita Rachel Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 59 66 10.35974/jsk.v8i1.2856 Efektivitas Smart Parenting Style untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Remaja dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2891 <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p><strong>Latar belakang</strong>. Remaja merupakan kelompok usia yang rawan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Resiko tersebut dapat dicegah dengan peningkatan perilaku asertif melalui <em>smart parenting style</em> yang terdiri dari <em>telling, selling, participating</em> dan <em>delegating</em>. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tipe <em>smart parenting style </em>yang paling efektif dalam meningkatkan perilaku asertif remaja. <strong>Metode</strong>. Desain penelitian menggunakan <em>quasi experimental </em>dengan pendekatan <em>one group with pre and post test design.</em> Penelitian dimulai Maret-Mei 2022 di SMK X Purwokerto. Sampel diambil secara <em>purposive sampling</em> sebanyak 30 remaja setiap kelompok pada perlakuan tipe <em>telling, selling, participating </em>dan <em>delegating</em>. Data perilaku asertif sebelum dan setelah perlakuan dianalisis menggunakan uji <em>t dependent</em>. <strong>Hasil</strong>. Hasil analisis <em>smart</em> <em>parenting style</em> tipe <em>participating, delegating, telling, selling</em> terhadap perilaku asertif remaja secara berurutan memiliki nilai p-<em>value</em> 0,097; 0,187; 0,000; dan 0,000. Tipe <em>telling </em>mampu meningkatkan rerata perilaku asertif sebesar 15,6, sedangkan tipe <em>selling </em>jauh lebih tinggi yaitu mencapai 26,1. <strong>Kesimpulan</strong>. Tipe paling efektif untuk meningkatkan perilaku asertif remaja adalah <em>selling.</em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em>Introduction</em></strong><em>. Adolescents are an age group that is prone to reproductive health problems. This risk can be prevented by increasing assertive behavior through a smart parenting style consisting of telling, selling, participating, and delegating. This study aimed to determine the type of smart parenting style that was most effective in increasing adolescent assertive behavior. <strong>Method</strong>. The research design used a quasi-experimental approach with a one-group approach with pre and post-test design. The research started from March to May 2022 at SMK X Purwokerto. Samples were taken by purposive sampling as many as 30 teenagers in each group in the treatment of telling, selling, participating, and delegating types. Assertive behavior data before and after treatment were analyzed using the dependent t-test. <strong>Results</strong>. The results of the smart parenting style analysis of participating, delegating, telling, and selling types on adolescent assertive behavior sequentially have a p-value of 0.097; 0.187; 0.000; and 0.000. The telling type increased the average assertive behavior by 15.6, while the selling type was much higher, reaching 26.1. <strong>Conclusion</strong>. The most effective type to increase adolescent assertive behavior is selling.</em></p> Endang Triyanto Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 33 40 10.35974/jsk.v8i1.2891 Pengetahuan Remaja Tentang Menstruasi Terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2858 <p><strong>Latar belakang</strong>: Masa remaja ditandai dengan adanya pubertas dimana organ-organ reproduksi mulai matang berfungsi dan perkembangbiakan dapat terjadi salah satu tanda pubertas pada remaja putri yaitu munculnya <em>menarche. Menarche </em>adalah menstruasi yang pertama kali dapat terjadi pada usia 9-16 tahun. Remaja yang akan menghadapi <em>menarche </em>memiliki perubahan secara psikis, salah satunya kecemasan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan dengan kecemasan menghadapi <em>menarche </em>pada remaja. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan <em>cross sectional. </em><strong>Metode:</strong><em> </em>Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>Total Sampling </em>sebanyak 96 responden. <strong>Hasil</strong>: menunjukkan mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan kurang sebanyak 59 (61,5%) responden. Kemudian untuk kecemasan menghadapi <em>menarche </em>sebagian besar kecemasan tingkat panik 48 (50%) responden. Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan dengan arah negatif nilai <em>p </em>= 0.000 ≤ 0.05 dengan nilai koefisien korelasi <em>r</em> = -0.662 yang artinya semakin tinggi pengetahuan remaja mengenai menstruasi maka semakin rendah kecemasan yang akan dialami remaja dalam menghadapi <em>menarche </em>demikian juga sebaliknya. <strong>Diskusi</strong><strong>:</strong> Penelitian ini menunjukan adanya hubungan anatar pengetahuan dengan kecemasan remaja dalam menghadapi <em>menarche. </em>Semakin tinggi pengetahuan remaja mengenai menstruasi maka semakin rendah kecemasan yang akan dialami remaja dalam menghadapi <em>menarche </em>demikian juga sebaliknya. Diharapkan agar tenaga medis dapat melakukan promosi kesehatan mengenai <em>menarche, </em>dalam membantu meningkatkan koping dalam menghadapinya.</p> Manoppo J Ivanna Aditia Junita Suwardi Hak Cipta (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-03 2022-06-03 8 1 49 58 10.35974/jsk.v8i1.2858