ANALISA FRASE ”TO AKATHARTON PNEUMA” DALAM LUKAS 11:24-26

Gerry C.J. Takaria

Abstract


Dalam dunia ini selalu ada dua kuasa yang berjuang untuk mempengaruhi
manusia, kuasa kegelapan melawan kuasa terang Ilahi. Kuasa kegelapan yaitu setan
dan para pengikutnya bekerja untuk memastikan manusia memperoleh kebinasaan
yang pasti. Kuasa terang Ilahi yaitu Roh Kudus bekerja untuk melindungi dan
memimpin manusia untuk memperoleh hubungan yang sejati dengan Allah. Manusia
tidak dapat mengelak apakah akan berada di bawah kuasa kegelapan atau terang Ilahi.
Jika manusia tidak mau bekerja sama dengan Roh Kudus, maka secara
otomatis setan akan menguasai manusia dan menjadikannya sebagai rumahnya yang
tetap. Manusia tidak perlu dengan sengaja menyerahkan diri kepada kekuasaan setan
supaya dapat dikuasai oleh setan. Hanyalah cukup dengan melalaikan hubungan
dengan Roh Kudus maka setan akan bertahta di dalam hati manusia dan
mengendalikanya. Oleh karena itu manusia hanya memiliki satu pilihan,
menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus dan Roh-Nya, atau akan dikuasai oleh
penguasa kegelapan itu. Tuhan Yesus menjelaskan hal ini melalui analogi
“Kembalinya Roh Jahat” dalam Lukas 11:24-26.

References


Bergant, Diane dan Robert J. Karris, eds. Tafsir Alkitab Perjanjian Baru.

Yogyakarta: Kanisius, 2010.

“Dry Place” (Matt. 12: 43). The Seventh-day Adventis Bible Commentary (SDABC).

Ed. Francis D. Nichol. Washington, DC: Review & Herald, 1957. 5: 398.

Geldenhuys, Norval. Commentary on the Luke Gospel. Michigan: Eerdmans

Publishing, 1988.

Henry, Mattew. Commentary on the Whole Bible. 5 vols. Grand Rapids: Christian

Classics Ethereal Library, 1999.

“I Will Return” (Matt. 12: 43). The Seventh-day Adventis Bible Commentary

(SDABC). Ed. Francis D. Nichol. Washington, DC: Review & Herald, 1957.

:398.

Inter Varsity Press. Tafsiran Alkitab Masa Kini. Volume III: Matius-Wahyu. Ed.

D. Guthie. Et. al. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1999.

Kingsbury, Jack Dean. Injil Matius Sebagai Cerita. Jakarta: Gunung Mulia, 2004.

Reiling, J. “Unclean spirits.” Dictionary of Deities and Demons in the Bible.

Michigan: Eerdmans Publishing, 1999. 882.

“Seven Other Spirit” (Matt. 12: 45). The Seventh-day Adventis Bible Commentary

(SDABC). Ed. Francis D. Nichol. Washington, DC: Review & Herald, 1957.

:399.

Stamp, Donal C. “Iblis.” Alkitab Hidup Berkelimpahan (APHB). ed., Stanley M.

Horton. Malang: Gandum Mas dan Lembaga Alkitab Indonesia, 1996.1502.

“Unclean Spirit” (Matt. 12: 43). The Seventh-day Adventis Bible Commentary

(SDABC). Ed. Francis D. Nichol. Washington, DC: Review & Herald,1957.

:398.

Utley, Bob. Injil Menurut Petrus: Markus dan I & II Petrus dalam Kumpulan

Komentari Panduan Belajar Perjanjian Baru. Vol. 2. Texas: Bible Leson

InternationaL, 2001.

White, Ellen G. Alfa dan Omega. Jilid 1. Bandung: Indonesia Publishing House,

________. Alfa dan Omega. Jilid 5. Bandung: Indonesia Publishing House, 1999.

________. Kemenangan Akhir. Bandung: Indonesia Publishing House, 2011.

________. Perumpamaan-Perumpamaan Tuhan Yesus. Bandung: Indonesia

Publishing House, 1999.

________ . “The Curse of Self-righteousness” (Matt. 12: 43-45 The Study Bible: Old

and New Testament and The Ellen G. White Scipture Comment. Oklahama:

Academy Enterprises, Inc. 1993.

Wycliffe. “Apabila Roh Jahat itu Keluar” (Luk. 11: 24). Tafsiran Alkitab Wycliffe:

Volume 3 Perjanjian Baru. Eds., Charles F. Pfeiffer dan Everett F. Harrison.

Malang: Gandum Mas, 2001. 3:62-63.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.