PENGGUNAAN MATHEMATICAL LEARNING-OBJECT BERBASIS BLENDED PICTORIAL ABSTRACK TERHADAP KEMAMPUAN REFLECTIVE ABSTRACTION MAHASISWA
-
Kata Kunci:
Mathematical Learning Object, Blended-Pictorial abstract, Kemampuan Reflective AbstractionAbstrak
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Mathematical Learning Object Berbasis blended Pictorial abstrack terhadap kemampuan Reflective Abstraction mahasiswa dalam kapita selekta matematika. Subjek pada penelitian ini yaitu 107 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang mengontrak mata kuliah kapita selekta matematika sekolah menengah (atau yang setara) dari empat Perguruan Tinggi Swasta di pulau Jawa, subjek diambil secara purposive, pemilihan perguruan tinggi dilakukan secara random. Diperoleh hasil yaitu: (1) Terdapat perbedaan kemampuan Reflective Abstraction mahasiswa yang belajar menggunakan Mathematical Learning Object Berbasis blended Pictorial abstrack berdasarkan kategori kemampuan pengetahuan prasyarat (KPP) rendah, sedang, tinggi, dengan sig.0,006; (2) Berdasarkan uji lanjut bahwa untuk melihat mana yang lebih baik didapatkan hasil sig. 0,008 untuk KRA_KPPR dan KR A-KPPS; sig. 0,002 untuk KRA_KPPR dan KRA-KPPST; dan sig. 0,500 untuk KRA_KPPS dan KRA- KPPT. Artinya bahwa: Kemampuan Reflective abstraction mahasiswa kategori KPP sedang lebih baik dari pada mahasiswa kategori KPP rendah, Kemampuan Reflective abstraction mahasiswa kategori KPP tinggi lebih baik dari pada mahasiswa kategori KPP rendah, Kemampuan Reflective abstraction mahasiswa kategori KPP tinggi tidak lebih baik dari pada mahasiswa kategori KPP sedang.
Unduhan
Referensi
Abdulhak,I dan Darmawan, D. 2017. Teknologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Anam, Ahmad Choirul (2021). Abstraksi Reflektif Siswa Sekolah Menengah Menengah Pertama pada Materi Segiempat dan Segitiga. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Alifmatika. e-ISSN: 2715- 6109. [online] tersedia: https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/Alifmatika.
Astuti, E. P. (2017). Representasi matematis mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan masalah matematika. Beta Jurnal Tadris Matematika, 10(1), 70. https://doi.org/10.20414/betajtm.v10i1.100.
Azis YM, Juanda EA. 2016. Komposisi Waktu Pembelajaran dalam Blended Learning. Prosiding SENTIA – Politeknik Negeri Malang. Volume 8 – ISSN: 2085-2347. [Online, tersedia:…]
Darmawan, Deni (2016). Pengembangan E-Learning Teori dan Desain. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dubinsky (1991). Reflective Abstraction in Advanced Mathematical Thinking. [online] tersedia: https://people.math.wisc.edu/~wilson/Courses/Math903/ReflectiveAbstra ction.pdf.
Faizah. DN (2016). Analisis kemampuan Abstraksi Matematis Siswa SMA Kelas X Ditinjau ddari Gaya Belajar. Skripsi: UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO. [online] tersedia: http://repository.ump.ac.id
Ferdinand Krauss Mohamed Ally. (2006). A Study of the Design and Evaluation of a Learning Object and Implications for Conten Development Interdisciplinary. Journal of Knowledge and Learning Objects.
Hafizah. 2015. Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis, Komunikasi Matematis, dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Calon Guru Matematika Melalui Blended Learning dengan Strategi Probing-Prompting. Disertasi UPI: Tidak diterbitkan.
Hasbullah. (2006). Implementasi e –Learning dalam Pengembangan Pembelajaran di Perguruan Tinggi (Proceeding), SNPTE 2006,UNY. Yogyakarta. [online] tersedia:http://staffnew.uny.ac.id
………… 2014. Blended Learning, Trend Strategi Pembelajaran Matematika Masa Depan. Jurnal Formatif : 65-70. ISSN: 2088-351X. [Online, tersedia:…]
Ian Gilhespy. (2008). Issues in the Development of an Inclusive Curriculum: Listening to Student Voices in the Evaluation of Reusable Learning Objects in the Subject Areas of Sport, Leisure and Outdoor Adventure. Journal of Hospitality, Leisure, Sport and Tourism Education.Vol 8 No. 2. [online] tersedia.
Iliana, et al (2021). Effectiveness of the use of a learning object in students of the programming area in higher education Eficacia del uso de un objeto de aprendizaje en estudiantes del área de programación en el nivel de educación superior. Journal Computer Technology. Vol.5 No.15 1-12. [online] tersedia: https://www.ecorfan.org/spain/researchjournals/Tecnologia_Informatica/ vol5num15/Journal_Computer_Technology_V5_N15_1.pdf
Istiqomah SBT, Azizah N. 2013. Penerapan Metode Blended Learning Berbasis ICT untuk Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar pada Mata Kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) Di Prodi D-III Kebidanan FIK Unipdu Jombang. Jurnal Eduhealth, VOL. 3 NO. 2. [Online, tersedia:…]
Jana, Eri Haeril dan Tri Ginanjar Laksana. (2012). Aplikasi E-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Motivasi Pembelajaran (Studi Kasus: SMA Negeri 1 Talaga Kab. Cirebon). Jurnal Online ICT STMIK IKMI Vol. 1 No. 2 Edisi Desember 2012.
Joyce, B & Weil, M. 1992. Models of Teaching. Fourth Edition. London: Allyn and Bacon. Lestari. KE, Yudhanegara MR. 2015. Penelitian Pendidikan Matemtika. Bandung: PT Refika Aditama.
Mardiyah,U dan Budiarto, M. (2019). Abstraksi Reflektif dalam Mengkontruk bangun Segiempat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika MATHEdunesa Volume 8 No. 2 Tahun 2019 ISSN :2301-9085 517. [online] tersedia: https://ejournal.unesa.ac.id.
Maulani. F, dkk (2020). PENERAPAN PENDEKATAN CONCRETE- PICTORIAL-ABSTRACTTERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD. Jurnal ABSIS. Vol 2 No 2. [online] tersedia
Muin, A. 2016. Peningkatan Kemampuan dan Disposisi Berpikir Reflektif Matematis Mahasiswa dengan Pendekatan Metakognitif. Bandung: Disertasi UPI: Tidak diterbitkan.
Nur aeni, dkk. 2017. Pengembangan Model Blended Learning Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran Sistem Komputer. IJCET Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology [Online, tersedia: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujet. 15/04/2018].
Nurlaelah, E. (tanpa tahun). Abstraksi Reflektif Dalam Berfikir Matematika Tingkat Tinggi. [Online: Tersedia]
Palupi, P., A. & Gunawan, I., Taksonomi Bloom – Revisi Ranah Kognitif : Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran pengajaran, dan penilaian, (Journal Premiere Educandum : Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Vol. 2, No. 2, 2012)
Permadi, Hendro (2015) Metoda Statistika Praktis. Common Textbook. Malang: Universitas Negeri Malang.
Plomp, Tj. 1997. Educational Design: Introduction. From Tjeerd Plomp (eds). Educational & Training System Design: Introduction. Design of Education and Training (in Dutch).Utrecht (the Netherlands): Lemma. Netherland.Faculty of Educational Science and Technology, University of Twente.
Putri,HE. 2015. Pengaruh Pendekatan Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) Terhadap Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis, Spatial Sense, dan Self-efficacy Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar. Disertasi UPI: Tidak diterbitkan.
Ruseffendi, E.T., (1991). Pengantar Kepada membantu Guru Mengembangkan kompetrensinya dalam Pendidikan Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung : Tarsito.
………………. (1992). Statistika Dasar untuk Penelitian Pendidikan. Departemen Pendidikan dan kebudayaan: direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
…………………. (1998). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan Dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Semarang : IKIP Semarang Press.
Rusman, dkk. 2015. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: PT Prajagrafindo Persada.
Sabandar, J. (2007). Berfikir Reflektif. Makalah pada seminar Nasional Matematika 2007. Bandung; Tidak dipublikasikan.
Sudjana (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Soedjadi, R. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di indonesia. Jakarta : Dikti
Sugiyono (2014). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
………... (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
………… (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatid, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Padegogik

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya di jurnal ini menyetujui hal-hal berikut:
- Hak cipta tetap pada penulis, penulis memberikan kepada jurnal hak penerbitan pertama dan sekaligus melisensi karyanya mengikuti Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi karya dengan penghargaan terhadap hak kepenulisan dan penerbitan pertama di jurnal ini.
- Penulis bisa mengikuti kontrak tambahan lain untuk distribusi non-ekslusif bagi karyanya tersebut (contoh: mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan penghargaan terhadap penerbitan pertama di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusi atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan. (Lihat The Effect of Open Access).