PENINGKATAN STATUS GIZI PADA SISWA SMP MARDI YUANA RANGKASBITUNG

  • Sarma Eko Natalia Sinaga
Keywords: libraries, publishing, research services

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: pencegahan obesitas perlu dilakukan sejak dini karena kelebihan berat badan dapat menjadi obesitas pada saat usia dewasa. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, umur, kebiasaan sarapan, kebiasaan makan fast food, kebiasaan jajan di sekolah/ngemil, pengetahuan tentang gizi, olahraga dengan peningkatan status gizi siswa di SMP Mardi Yuana Rangkasbitung. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 76 orang. Hasil: analisis bivariat dengan uji t-test menunjukkan hubungan yang signifikan antara variabel umur (P = 0.038) dengan peningkatan status gizi. Hasil uji multivariate dengan regresi  linier ganda menunjukkan variabel yang paling berpengaruh terhadap peningkatan status gizi adalah kebiasaan sarapan. ABSTRACT Introduction: Prevention of obesity needs to be done early because obesity can become obese as adult. The purpose of this study is to determine the relationship among sex, age, breakfast habits, the consumption habits fast food, habit of eating snack, knowledge, exercise  and nutritional status of the students of Junior High School (SMP) Mardi Yuana in Rangkasbitung. This descriptive quantitative study utilized cross-sectional design with 76 (seventy-six) respondents. The result of the bivariate analysis using t-test  shows a significant relationship between age ( P = 0.039) and nutritional status. The multivariate analysis using  multiple linear regression test shows that breakfast is highly correlated to the nutritional status.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Sarma Eko Natalia Sinaga
Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak, Banten, Indonesia

References

Adiposity: a four year longitudinal study. Int. J. Obes. Relat. Metab. Disord. 1998; 22(8):758-764.

Apriadji, Wied Harry. (1986). Gizi Keluarga. Jakarta: PT.Penebar Swadaya .

Brown, J.E., Isaacs, J.S., Krinke, U.B., Murtaugh, M.A., Sharbaugh, C., Atang, J., & Wooldridge, N.H. (2005), Nutrition through the Life Cycle (2nd ed.).USA : Wadsworth, Thomson Learning, Inc

Maffeis CG, Talamini G, Tato L (1998). Influence of diet, physical activity and parents’ obesity on children’s.

Marbun, M.R. (2002). Hubungan Konsumsi Makanan, Kebiasaan Jajan dan Pola Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Siswa Suatu Studi di Sekolah Dasar Santa Maria Fatima Jakarta Timur Tahun 2001. Tesis. FKM-UI

Moehyi, Sjahmien (2003). Ilmu Gizi 2: Penanggulangan Gizi Buruk. Jakarta : PT Bhratara Niaga Media

Nur Ratna (2008). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Obesitas Berdasarkan Persen Lemak Tubuh pada Remaja di SMA Islam Nurul Fikri Depok Tahun 2008. Skripsi. FKM-UI

Nurjanah Hayati (2009). Faktor-faktor Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Obesitas di Kelas 4 dan 5 SD Pembangunan Jaya Bintaro, Tangerang Selatan Tahun 2009. Skripsi.FKM-UI.

Prihatini (2006). Hubungan antara Kebiasaan jajan dan Pola Aktivitas Fisik serta Faktor-faktor lainnya dengan Kejadian Obesitas pada Siswa-siswi SDIT Darul Abidin Depok Tahun 2006. Skripsi. FKM-UI

Rahmawati (2009). Hubungan antara Aktivitas Fisik, Frekuensi Konsumsi Makanan cepat Saji (Fastfood) dan Keterpaparan Media dengan kejadian Obesitas pada Siswa SD Islam Al-Azhar 1 Jakarta Selatan Tahun 2009. Skripsi. FKM-UI.

Ratu Ayu Dewi Sartika (2011). Faktor Risiko Obesitas pada Anak 5-15 tahun di Indonesia ; Makara Kesehatan, Vol. 15, No. 1, Juni 2011: 37-43

Riskesdas (2010). Badan penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2010

Sediaoetama, A.D (2000). Ilmu Gizi jilid 1.Dian Rakyat. Jakarta

Siagian, Priska Cesillia (2008). Jangan Lewatkan Sarapan. (Online),

(http :www.jurnalnasional.com., diakses tanggal 05 Januari 2016, jam 10.00 WIB)

Spear. B (1996). Adolescent Growth and Development. In: Rickert VI (Ed). Adolescent Nutrition. Assessment and Management. New York: Chapman & Hall, 1-24

Spohrer, Gail CF. (1996). Community Nutrition Applying Epidemiology To Contemporarry Practice. Maryland: An Aspen Publication

Wahdini (2006). Gambaran Kejadian Obesitas serta Faktor-faktor yang berhubungan pada Anak Kelas 5 dan 6 SDIT Nurul Fikri Kelapa Dua Depok Tahun 2005. Skripsi. FKM-UI

Wenni Haristia (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Obesitas pada Siswa SMP di Kota Depok. Skripsi. FKM-UI

WHO (2000), Obesity : Preventing and Managing the Global Epidemic. WHO Technical Report Series, Geneva.

WHO (2007). BMI-for-age BOYS to 5 to 19 years (persentiles). BMI-for-age GIRLS to 19 years (percentiles)

Worthington (2000). Nutrition Trought The Life Cycle. The MacGraw-Hill International Edition: USA

in the treatment of Allergic Rhinitis. Arch Otolaryngol Head Neck Surg. ;132, 164-72

Mullol J, Maurer M, Bousquet J 2008. Sleep and Allergic Rhinitis. J Investig Allergol Clin Immunol; 18 (6). 415-9

Navarro A, Colas C, Anton E, Conde J, Davila I, Dordal MT et al 2009. Epidemiology of allergic rhinitis in allergy consultation in Spain : Alergologica-2005. J Investig Allergol Immunol ,19(2) 7-13

Pawankar R, Mori S, Ozu C, Kimura S 2011. Overview on the pathomechanisms of allergic rhinitis. Asia Pac Allergy ; 1: 157-67

Pinto JM, Jeswani S 2010. Rhinitis in the geriatric population. Allergi, asthma & clinical immunology. ; 6,1-12

Quyang Y, Virasch N, Hao P,Aubrey MT, Mukerjee N, Blerer BE, Freed BM 2000. Supression of human IL-1β, IL-2, IFN-γ, and TNF-α production by cigarette smoke extracts. J All Clin Immunol ;106:280-7

Suprihati 2005. The Prevelence of Allergic rhinitis and its relation to some risk factors among 13-14 year old students in semarang, Indonesia Otolaryngologica Indonesiana : XXXV(2); 37-70

Published
2016-10-02
How to Cite
Natalia Sinaga, S. (2016). PENINGKATAN STATUS GIZI PADA SISWA SMP MARDI YUANA RANGKASBITUNG. Jurnal Skolastik Keperawatan, 2(1), 70. Retrieved from https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/245
Section
Community