Peningkatan Kegiatan Knowledge Sharing dan Knowledge Tranfer Melalui Perancangan Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Kerusakan Hardware Komputer (Studi Kasus: PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. R&D Center)

  • Charlene Alicia Wagiu

Abstract

Abstrak Evolusi dalam dunia komputer pada akhirnya memasuki tahap dimana komputer telah menjadi modal utama dalam berkompetisi (hidup matinya suatu perusahaan modem). Tetapi sering hal ini tidak disertai dengan pengetahuan dalam mengetahui kerusakan komputer serta cara memperbaikinya. Selama ini, teknisi komputer perusahaan memegang peranan penting guna terciptanya aktivitas bisnis yang baik dalam perusahaan, karena teknisilah yang mengetahui kerusakan komputer dan cara memperbaikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pengguna komputer terhadap teknisi dan meningkatkan kegiatan knowledge sharing dan knowledge transfer melalui perancangan sistem pakar untuk mendiagnosis kerusakan hardware komputer. Dengan menggunakan sistem pakar ini diharapkan keefektifan penggunaan komputer dalam perusahaan dapat ditingkatkan. Dengan menggunakan model sistem pakar yang dikembangkan oleh Suryadi & Nuzal (1998) yang mempunyai keunggulan pada fasilitas Adaptive System, model ini kemudian dikembangkan dengan menambahkan atribut Forum Pengetahuan yang dapat memfasilitasi kegiatan knowldge sharing dan knowledge tnnsfen Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pakar yang memberikan fasilitas pendokumentasian pengetahuan dan terbukti dapat meningkatkan kegiatan knowledge sharing dan knowledge tansfer pada PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. R&D Center dan Universitas X.   Kata kunci: Sistem pakar, knowledge sharing, knowldge transfer.
Article Metrics

References

Andi ffiset. (2003), Pengembangan Sistem Pakar Menggunakan Wsual tusic, Penerbit Andi Offset.

Bhirud, S., Rodrigues, L. and Desai, P. (2005), Knowledge Sharing practices In KM: A Case Study In Indian Software Subsidiary, Journal of Knowledge Management Practice, pp. 1, 6.

Chho.fis.utoronto.ca/mgt/KC.types, September 2006.

Clarke, T., Holifield, D. and Chisholm, C., Go Ask The Old Timer, Tidak Bertahun. pp. 3., 12 Februari 2007.

Davenport, T., H. and Prusak, L. (1998), Working Knowledge: How Organizations Manage What They Know, Harvard Business Schoo I Press Boston, Massachusetts.

Firdaus, O. M. (2005), Pengembangan Sistem Pakar Kepenwabn Dalam Rangka Menuju Proses Knowledge Shaing Di Rumah Sakit,Tesis S2 TMI ITB.

Garcia, M. A., Clements, J. and Shelton, W. (2004), PUMPX: An Expert System For Pump Diagnosis, Texas A&M University-Corpus Christi, Computing And Mathematical Science, 34th ASEE/IEEE Frontiers in Education Conference, Session F2G, pp. 1-4.

Hendrik. (2003), Sekilas Tentang Knowledge Management, Artikel Populer

Indrajit R. E. (1998), Karakteristik Sumber Daya Manusia Di Bidang Teknologi Informasi, pp. 1.

Joshi, K. D., Sarker, S. and Sarker, S. (2004), Knowledge Transfer Among Face-To-Face Information Systems Development Team Members: Examining The Role of Knowledge, Source, and Relational Context, Proceedings of the 37th Hawaii International Conference on system Science pp. 1.

Kusrini. (2006), Sistem Pakar Teori Dan Aplikasi, Andi Offset.

Lamoth, J. (2002), Expert Systems And KM Are A Natural Team, pp. 1.

Liao, S. (2005), Expert System Methodologies and Applications - A Decade review From 1995 To 2004, Elsevier Journal,. pp. 93-99.

Liou, Y., I. (1990), Knowledge Acquisition: Issues, Techniques, And Methodology,

pp. 213,220.

Marcus, T., Prijono, A. (2004), Widiadhi, J., Delphi Developer dan SQL Server 2000_ Pengembangan Pemrograman Database Menggunakan Delphi Dengan SQL Server, Informatika.

Ngoc, P. T. B. (Tidak Bertahun), An Empirial Study Of Knowledge Transfer Within Vietnam's IT Companies, pp. 1-5., 19 Februari 2007.

Nonaka, I., Toyama, R. and Konno, N. (2005), SECI, Ba And Leadership: A Unified Model Of Dynamic Knowledge Creation, Elsevier Journal, pp.9-12.

Setiarso, B. (2006), Berbagi Pengetahuan: Siapa Yang Mengelola pengetahuan?, Komunitas eLearning IlmuKomputer. Com, pp. l.

Setiarso, B. (2006), Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management) dan Proses Penciptaan Pengetahuan, Komunitas eLearning IlmuKomputer. Com, pp.2.

Sundaresan, S. and Zhang, Z. (2004), Facilitating Knowledge Transfer in Organizations Through Incentive Alignment and IT Investmen, Proceedings of the 37th Hawaii International Conference in System Sciences, pp. 1.

Suryadi & Nuzal, E., R. (1998), Pengembangan Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Sumber Kerusakan Pada Mobil, Tesis S2 TMI ITB.

Syaiful. (2006), Analisis Fakor-Faktor utama Yang Mempengaruhi Keinginan Untuk Sharing Pengetahuan (Studi Kasus: PT. Telekomunikasi Indonesia, TBK),Tesis 52 TMI ITB,. IlmuKomputer.Com, pp. 7.

Tang, Y. C. A., Ishak, A., N. and Tan, L. (2005), An Expert System In Quality Management System Documents Management And Internal Quality Audits, Journal Of Applied Sciences 5 (1):130-137, Asian Network For Scientific Information, pp. 133

Tiwana, A. (2001), The Essential Guide To Knowldge Management, Prentice Hall Inc.

Turban, E., Aronson, J. E. (1992), Eupeft Systems And Applied Artificial Intelligence, Macmillan Publishing.

Wahana Komputer. (2003), Panduan Praktis Pemrograman Borland Delphi 7.0, Penerbit Andi Offset.

Wahyono, T. (2005), PC Troubleshooting Plus, Gaya Media.

Watson, I. (1999), Case-based Reasoning is a methodology not a technology, Elsevier Journal, pp. 303, 304.

www.epistemics.co.uk, 12 September 2006.

www.km-forum.org, September 2006.

www.ristishop.net, 25 Januari 2007.

Published
2008-06-01
How to Cite
Wagiu, C. (2008). Peningkatan Kegiatan Knowledge Sharing dan Knowledge Tranfer Melalui Perancangan Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Kerusakan Hardware Komputer (Studi Kasus: PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. R&D Center). TeIKa, 1(1), 29-45. Retrieved from https://jurnal.unai.edu/index.php/teika/article/view/110
Section
Kecerdasan Buatan