TAUSIYAH UNTUK PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOKERTO TIMUR

  • Arif Setyo Upoyo
  • Wastu Adi Mulyono
  • Arif Imam Hidayat
  • Akhyarul Anam
Keywords: libraries, publishing, research services

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung, ginjal dan stroke. Penatalaksanan non farmakologi pada pasien hipertensi primer adalah memodifikasi gaya hidup yang meliputi diet, olahraga dan pengendalian stres.  Tausiyah merupakan salah satu metode untuk menurunkan stres. Tujuan: untuk mengidentifikasi pengaruh tausiyah terhadap tekanan darah penderita hipertensi primer di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Timur. Metode: penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Sampel penelitian sejumlah 37 orang, terdiri dari 17 responden sebagai kelompok intervensi dengan diperdengarkan tausiyah selama 20 menit dengan mp.3 player, dan 20 responden sebagai kelompok kontrol. Pembagian sampel dilakukan secara acak sederhana. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Pengujian perbedaan tekanan darah sebelum dan setelah intervensi menggunakan paired t test, sedangkan untuk mengetahui perbedaan perubahan tekanan darah  pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi menggunakan independent t- test. Hasil: menunjukkan ada perbedaan tekanan darah yang bermakna sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok intervensi (nilai p 0,012), penurunan tekanan darah juga ada perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (nilai p 0,03). Pembahasan: tausiyah efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi primer. ABSTRACT Introduction: Hipertension can cause heart deseases, renal deseases and stroke. Treatment non farmacology is modify life style that include diet, physical activity and stress control. Tauziyah is one methoda to control stress.  The objective of research is to identify the influnce of tauziyah toward blood pressure at hipertention patient. The research used quasy experimental. Sample are taked randomized. There were 17 respondent as intervension group and 20 respondent as control group. The intervenstion group got tauziyah for 20 minutes with mp.3 player. Blood pressure is measured before and after intervention with digital tensimetre. Analysis used paired t test and independent t test. There is significant blood pressure difference before and after intervention (p value 0.012) and there is significant decreasing blood pressure difference between intervention and control group. Tausiyah is efective to decrease blood pressure at primary hipertention patients.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Arif Setyo Upoyo
Dosen Jurusan Keperawatan FKIK Unsoed Purwokerto
Wastu Adi Mulyono
Dosen Jurusan Keperawatan FKIK Unsoed Purwokerto
Arif Imam Hidayat
Dosen Jurusan Keperawatan FKIK Unsoed Purwokerto
Akhyarul Anam
Dosen Jurusan Keperawatan FKIK Unsoed Purwokerto

References

Adinil, H. (2004). Penatalaksanaan Hipertensi Secara Komprehensif. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah 2(2).

Asrin, Triyanto, E. dan Siti, M. (2008). Upaya Pengendalian Respon Emosional Pasien Hipertensi dengan Terapi Musik Dominan Frekuensi Sedang. Soedirman Nursing Journal 4(2)

Chlan, L., Evans, D., Greenleaf, M., & Walker, J. (2000) Effects of a single music therapy intervention on anxiety, discomfort, satisfaction, and compliance with screening guidelines in outpatients undergoing flexible sigmoidoscopy. Gastroenterology Nursing, 23 (4), 148-156.

Cook, N.D. (2002). Tone of Voice andMind : The connections between intonation, emotion, cognition and consciousness. Philadhelpia: John Benyamin Publishing Company.

Davis, Eshelman (2005). Panduan Relaksasi & Reduksi Stres. Jakarta : EGC.

Departemen Agama R I (1993). Al Quran dan Terjemahnya. Semarang: CV Al Waah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. 2010. Sepuluh Penyakit Terbanyak di Kabupaten Banyumas Tahun 2010. Banyumas : Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.

Erviana, A. (2009). Pengaruh Pemberian Tehnik Relaksasi Terhadap Penurunan Hipertensi Di Desa Tulangan Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Jurnal Ners 1(2)

Gray. Huon H, Keith D. Dawkins, John M. Morgan, Iain A. Simpson. (2009) Lecture Notes : Kardiologi. Edisi ke empat. Jakarta: Erlangga

Hidayat, AA (2007) Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.

Junaidi, Iskandar. (2010) Hipertensi : Pengenalan, Pencegahan dan Pengobatan. Jakarta : PT Bhuana Ilmu Populer.

Kneafsey, R. (1997). The therapeutic use of music in care of elderly setting: A literature review. Journal of Clinical Nursing, 6 (5), 341 - 346.

Kozier, B., et al (2004). Fundamental of nursing : Concept, process and practice, 7th edition. New Jersey: Pearson Education Inc.

Kulkarni et al. (1998). Stress and Hipertention. WMJ. 97(11):34-8.

Long, T. & Johnson, M. (2006). Research ethics in the real world: issues and solutions for health and social care. London: Churchill Livingstone, Elsevier.

Landahl et.al. (1986). Age-related changes in blood pressure. Journal of American Heart Assosiation. Vol: 8, 1044-1049.

Martuti, A. (2009) Merawat dan menyembuhkan hipertensi penyakit darah tinggi. Bantul : Kreasi wacana.

Mucci, K., & Mucci, R. (2000). The healing sound of music. Scotland: Findhorn Press.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2002) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Putra.

Nursalam. (2003) Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi, Tesis dan instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Price,S.A.,Wilson,L.M. (2006). Patofisiologi. Volume 2. Edisi 6. Jakarta: EGC.

Radar Banyumas. (2013). Penderita Hipertensi di Bayumas Tinggi, 15 Agustus 2013.

Ramdhani, Neila. Putra, Adhyos, Aulia. (2006). Pengembangan terapi relaksasi progresif. Jurnal Keperawatan Indonesia 4(2)

Riskesdas. (2007). Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2007. Jakarta : Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Santoso, Djoko. (2010) Membonsai Hipertensi. Surabaya : Jaring Pena

Sastroasmoro, Sudigdo dan Sofyan Ismael. (2002) Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : CV Sagung Seto.

Shapo L, Pomerleau J, McKee M. (2003). Epidemiology of Hypertension and Associated Cardiovascular Risk Factors in Albania. Journal Epidemiology Community Health 5(7):734–739

Sigarlaki, Herke J.O. (2006) Karakteristik dan Faktor Berhubungan dengan Hipertensi di Desa Bocor, Kecamatan Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Makara Kesehatan. (10): 76-88.

Simone, Giovani de., Richard B. Deveraux., Marcello Chimalli., Lyle G. Best., Elisa T. Lee., Thomas K. Welty. (2005) Association of Blood Pressure With Blood Viscosity in American Indians : The Strong Heart Study. Hypertension Journal of The American Heart Association. (45): 625-630.

Smeltzer, Suzanne C. (2002) Buku Ajar Medikal Bedah Brunner & Suddarth / editor, Suzanne C. Smeltzer, Brenda G. Bare ; alih bahasa, Agung Waluyo....[et al] ; editor edisi bahasa Indonesia, Monica Ester. – Ed. 8. Vol 2 – Jakarta: EGC

WHO. (2009). Report of hypertensions. WHO/CDS/RBM/2001.35. Geneva 28-30 March 2009.

Published
2016-10-02
How to Cite
Upoyo, A., Mulyono, W., Hidayat, A., & Anam, A. (2016). TAUSIYAH UNTUK PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOKERTO TIMUR. Jurnal Skolastik Keperawatan, 2(1), 77. Retrieved from https://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/241
Section
Medical Surgical