Implementasi Perangkat Lunak untuk Simulasi Mesin Pengering Produk Pertanian

  • Henry Pandia

Abstract

Abstrak Pengolahan produk peftanian diperlukan untuk memperpanjang umur produk sehingga dapat menjaga stabilitas harga dan memudahkan pemasaran. Salah satu teknologi pengolahan yang umum dilakukan adalah proses pengeringan. Ada banyak produk pertanlan yang diolah dengan proses pengeringan, salah satunya adalah Jamur Tiram (Pleurotus ostreafus). Untuk tujuan pengeringan perlu dirancang sebuah proses pengeringan dan mesin pengering yang khusus ditujukan untuk produk tersebut yang berbeda dengan mesin pengering yang digunakan untuk produk-produk yang lain. Hal ini disebabkan masing-masing produk mempunyai karateristik dan sifat-sifat yang berbeda-beda. Mesin pengering untuk Jamur Tiram dirancang untuk dapat bekerja pada temperatur udara pengeringan 40’C dengan kelembaban relatif 15%. Untuk menguji kinerja mesin maka perlu dilakukan simulasi untuk mesin tersebut. Hal ini diperlukan untuk mengetahui kelayakan mesin sebelum mesin tersebut benar-benar diproduksi. Simulasi ditikukan dengan membuat model matematika dari masing-masing komponen mesin dan memberikan masukan yang berubah-ubah sesuai dengan kondisi nyata dimana mesin akan dioperasikan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa mesin pengering yang dirancang dapat bekerja dengan baik pada kondisi operasi yang diberikan. Parameter kinerja mesin yang digunakan untuk mengukur kinerja mesin adalah kerja kompresor dan efisiensi mesin. Dari hasil simulasi yang dilakukan kedua parameter ini menunjukkan bahwa mesin dapat beroperasi pada kondisi yang dapat diterima dan layak dioperasikan.   Abstract Processing of agricultural products needed to extend the life of the product so as to maintain price stability and facilitate marketing. One of the common processing technology is the drying process. There are many agricultural products are processed with the drying process, one of which is the Oyster Mushroom (Pleurotus osfreafus). For the purpose of Orying need to be designed a process of drying and drying machine specifically intended for a different product with a dryer that is used for other products. This is because each product has the characteristics and properties different. Dryer for Oyster Mushroom designed to work on drying air temperature of 40’C with relative humidity of 15%. To test the performance of the machine it is necessary for the machine simulation. It is necessary to determine the feasibility of the machine before the machine is actually produced. Simulations done by creating a mathematical model of each machine component and provide input that vary according to actual conditions In which the machine will be operated. The simulation results show that the dryer is designed to work well on the given operating conditions. Engine peformance parameters used to measure the performance of the machine is working compressor and engine efficiency. From the simulation results is carried out, these parameters indicate that the machine can operate in conditions that are acceptable and feasible to operate.
Article Metrics

References

Bradley, J. C., dan Millspaugh, A. C., (2007), Advanced Programming Using Visual Basic 2005, New York: McGraw-Hill.

Chapra, S. C dan Canale, R. P., (2008) , Numerical Methods for Engineers, Fifth Edition, Singapore: Mcgraw-Hill Book Company.

Incropera, F. P., dan De Witt, D. P., (2007), Introduction to Heat Transfer, Fifth Edition, Singapore: Jhon Wiley & Sons, Inc.

Moran, M. J., dan Shapiro, H. N., (2007), Fundamental of Engineering Thermodynamics, Sixth Edition, USA: Jhon Wiley & Sons, Inc.

Pandia, H., (2006), Pemograman dengan Visual Basic, Jakarta: Erlangga.

Willis, T., dan Newsome, B., (2006), Begining Visual Basic 2005, Indianapolis: Wrox.

Published
2010-12-01
How to Cite
Pandia, H. (2010). Implementasi Perangkat Lunak untuk Simulasi Mesin Pengering Produk Pertanian. TeIKa: Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 3(2), 21-29. Retrieved from https://jurnal.unai.edu/index.php/teika/article/view/133